Mengapa TUHAN harus menjadi Manusia ?, mengapa manusia harus ditebus dengan darah ?….Bagian II

Maret 13, 2010 at 12:19 pm (Rahasia TUHAN menjadi manusia !!) (, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , )

PERHATIAN : Luangkan waktu anda untuk membaca artikel ini, isi artikel ini akan membuka pikiran anda untuk mengetahui RAHASIA TERBESAR mengenai penebusan manusia !!!….MENGAPA TUHAN HARUS MENJADI MANUSIA ? dan MENGAPA MANUSIA HARUS DITEBUS DENGAN DARAH ?. Atau kalau anda merasa artikel ini terlalu panjang SILAHKAN DOWNLOAD VERSI Wordnya klik di sini :Kimiawi darah.doc

baca artikel sebelumnya : Klik di sini
……..manusia, dan manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Tubuh Adam berasal dari tanah. Darahnya merupakan pemberian yang terpisah yang berasal dari Allah, karena Allah adalah Hidup dan Ia adalah Pencipta semua makhluk.
DOSA DAN MAUT
Lalu manusia jatuh ke dalam dosa dengan memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat dan ia mati secara rohani dan pada akhirnya mati secara jasmani. Karena nyawa ada di dalam darah, dan ketika manusia itu mati, sesuatu terjadi pada darahnya. Dosa mencemari darah manusia, bukan tubuhnya, kecuali secara tidak langsung, karena tubuh diauplai oleh darah. Karena alasan inilah tubuh disebut tubuh yang berdosa karena ia diberi makan secara terus-menerus oleh darah yang telah dicemari dosa. Dan karena Allah telah menjadikan semua bangsa dari satu orang saja, maka dosa itu turun kepada semua keturunan Adam. Sebab itu karena satu orang berdosa, semua orang telah menjadi berdosa.
KELAHIRAN SUCI
Pada kenyataannya dosa telah mencemari darah manusia dan sudah seharusnya juga mencemari Kristus yang dilahirkan dari seorang anak dara, karena itu Kristus juga disebut sebagai keturunan Adam, namun Dia seorang yang tidak berdosa. Karena hal inilah Kristus mengambil bagian tubuh Adam, yang sifatnya tidak berdosa, tetapi Ia tidak dapat mengambil bagian dari darah Adam, yang sesungguhnya telah tercemari dosa. Allah telah mempersiapkan suatu jalan, sehingga Yesus yang dilahirkan dari seorang perempuan (bukan pria) dapat menjadi manusia yang sempurna, namun Ia tidak mengandung darah Adam di dalam urat nadi-Nya. Dia tidak mengandung dosa Adam. Kita akan membicarakan lebih luas subyek tentang kelahiran suci ini pada bagian lain di dalam buku ini, tetapi kita menyinggung masalah ini di sini untuk membuktikan lebih jauh tentang per¬nyataan bahwa darah manusia mengandung dosa dan seluruh rendana penyelamatan selalu berkiaar di sekitar hal yang berkaitan dengan darah.
[13]Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka diaucikan secara lahiriah, [14]betapa lebihnya darah Kristus yang oleh Roh Yang Kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup?
Ibrani 9:13-14
Seluruh rencana penyelamatan berada di dalam kuasa darah Tuhan Yesus Kristus. Kita telah ditunjukkan bahwa darah adalah satu-satunya jaringan yang gerakannya tidak terbatas di dalam tubuh.
Hampir seluruh jaringan tubuh lainnya ditentukan oleh keberadaan darah, seperti otot, tulang, urat syaraf, lemak, dan kulit. Semua jaringan itu tetap diam di tempatnya masing-masing. Hanya darah saja satu-satunya jaringan yang tidak tetap keberadaannya, tetapi beredar ke seluruh bagian tubuh, seperti saliva dan getah perut, air mata, dan empedu, ini bukanlah jaringan melainkan sekresi dan huk,iii nwrtip,iUn bagian dari tubuh, tetapi dihasilkan oleh tubuh I ),ir,ih ,sendiri adalah jaringan cair yang dapat setiap butiran sel di dalam tubuh, karena itu I’l 111(’111pers.ittik.m seluruh anggota dengan kepala dan J(~inlkhm juga dengan anggota-anggota tubuh lainnya.
STRUKTUR YANG MlSTERIUS
Manusia telah mempelajari lebih mendalam perihal darah sejak ditemukannya mikroskop dan per¬kembangan kimiawi darah, dan meskipun masih diliputi oleh miateri, tetapi kita memiliki alasan yang jelas untuk mengerti struktur fiaiknya. Tubuh manusia normal mengandung lima liter darah yang sepenuhnya bergantung kepada peredaran cairan ini untuk hidup, karena itulah nyawa Makhluk ada di dalam darahnya.
Ringkasnya, darah terdiri dari cairan pengangkut yang disebut plasiuo, yakni suatu cairan tidak berwarna yang mengandung Nang bermacam-macam elemen sekuler dan terdapat larutan komponen kimia yang berjumlah sangat besar. Bentuk darah yang padat terdiri dari tiga jenia butiran yang utama. Antara lain ada yang disebut platelets, bentuknya tipis dan transparan yang fungsinya masih belum begitu diketahui. Lalu ada butiran sel darah merah atau eritrosit, terdapat dalam ukuran kurang lebih 5.000.000 per milimeter kubik, inilah yang merupa¬kan sel yang membawa bahan bakar ke jaringan lain dalam bentuk gabungan oksigen dan yang membentuk darah menjadi berwarna merah.
Selain itu ada juga butiran sel darah putih atau leukosit, yang terdiri dari beberapa jenia, antara lain yang berfungsi untuk me¬lindungi tubuh dengan cara menghancurkan kuman yang dapat mengakibatkan infeksi pada tubuh. Elemen lainnya dalam larutan berfungsi untuk membekukan darah jika arteri atau urat Wadi terputus, dan menghasilkan antibodi guna mencegah penyakit.
SEL DARAH MERAH (ERITROSIT)
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, struktur dan sifat dari butiran darah merah dan darah putih semakin banyak dikenal dan mudah untuk dipelajari. Butiran-butiran darah merah atau eritrosit adalah sel-sel yang berukuran seperti kepingan lempeng yang me¬ngandung substansi misterius yang disebut hemoglobin, yaitu komponen besi yang memiliki afinitas bagi oksigen, bahan bakar tubuh.
Butiran-butiran sel darah merah ini beredar melalui paru-paru dan bertemu dengan oksigen di udara yang kita hirup dan bersatu sehingga mem¬bentuk oxy-hemoglobin; lalu dalam bentuk yang demikian butiran-butiran itu beredar ke seluruh sel dan di dalam sel-sel itu butiran-butiran tersebut membebaskan sedikit muatannya, sehingga melengkapi sel-sel itu dengan oksigen yang vital untuk menghasilkan pembakaran dan panas; lalu darah akan mengangkut sampah yang dihasil¬kan oleh jaringan-jaringan tersebut, seperti karbon¬dioksida dan sampah siaa jaringan metaboliame yang kita kenal sebagai ‘siaa-siaa atau kotoran sel’ dan membuang¬nya melalui ginjal, kulit, usus besar, dan paru-paru dan kemudian diiai lagi dengan oksigen murni yang berjumlah besar dan kemudian kembali mengedari lingkaran tadi.
Dan proses ini memakan waktu kurang lebih dua puluh tiga detik untuk satu kali beredar. Makanan dibawa ke setiap jaringan melalui darah dan dalam alat pengangkut yang sama semua ‘sampah’ juga ikut diangkut, namun demikian tidak pernah terjadi kontaminasi, begitu sempurna Sang Pencipta telah menciptakan kita. Bayang¬kan, Dinas Kebersihan Kota mengantarkan makanan kita yang tidak terbungkus di dalam sebuah truk yang meng¬angkut sampah! Inilah yang perlu juga dipikirkan oleh Departemen Kesehatan kita.
KRISTUS MENYEDIAKANNYA BAGI KITA
Sebagaimana pentingnya darah bagi tubuh kita, begitu pula pentingnya darah Tuhan Yesus Kristus bagi Tubuh Kristus. Yang walaupun berbentuk cairan, darah dapat menjangkau setiap anggota tubuh, tidak peduli betapa jauhnya jarak anggota itu satu dengan yang lain¬nya. Seperti halnya darah menyediakan zat-zat makanan untuk hidup dan pertumbuhan, kemudian membawa sampah yang dihasilkan Beserta zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh yang merupakan siaa-siaa dari proses metaboliame, demikian juga halnya Tuhan Yesus Kristus, yang adalah Sumber kehidupan bagi setiap orang percaya, satu-satunya penopang dan makanan bagi kehidupan, demikian juga Seseorang yang terus-menerus menyucikan kita dari hari ke hari, sehingga hidup kekal kita benar-benar KEKAL karena darah Yesus Kristus Anak¬Nya telah menyucikan kita dari semua dosa.
Apakah saudara telah meminta kepada Yesus kuasa penyucian-Nya?
Sudahkah saudara dibasuh oleh darah Anak Domba? Apakah pakaian saudara bersih tidak bernoda? Apakah bersih putih seperti salju? Sudahkah saudara dibasuh oleh darah Anak Domba?
Berikut ini adalah suatu jawaban kimiawi surgawi yang luar biasa. Di dalam kitab Wahyu kita membaca bahwa orang-orang kudus Allah membasuh jubah putih mereka dengan darah Anak Domba. Coba perhatikan, dibasuh dengan darah dan menjadi putih! Basuhlah jubah saudara dengan darah manusia dan amatilah wama jubah saudara.
Mustahil membasuh pakaian putih dengan darah manusia, namun laboratoriurn kimiawi penebusan Allah telah membuktikan cara untuk membasuh semua noda dan kecemaran, dan yang lebih menakjubkan, yaitu dengan membasuhnya di dalam darah Anak Domba. Dia tidak berdosa, hanya darah supranatural yang dapat melakukan hal seperti itu.
SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT)
Sebagai tambahan bagi sel-sel darah merah di dalam plasma darah, kita menyebutnya sel-sel darah putih, yang dalam bahasa ilmiahnya disebut leukosit. Butiran-butiran ini dinamakan ‘sel-sel darah putih’ karena warnanya yang tampak pucat atau putih, demikian pula sebaliknya dengan sel-sel darah merah. Sel-sel darah putih ini ber¬ukuran agak lebih besar dari sel-sel darah merah, namun jumlahnya lebih sedikit.
Biasanya sel-sel darah putih ini terdapat di dalam konsentrasi ukuran yang berkiaar antara empat ribu sampai tujuh ribu per milimeter kubik, sebaliknya sel-sel darah merah berjumlah sekitar empat sampai lima juta. Namun demikian, jumlah sel darah putih ini sangat cepat sekali berkembang (membelah) jika berada dalam keadaan darurat. Ketujuh ribu sel darah putih ini sering disebut sebagai ‘tentara tetap’-nya aliran darah.
Ketika terjadi infeksi pada bagian tubuh tertentu dan tubuh diaerang oleh ‘tentara’ pasukan kuman-kuman, berita ini akan segera sampai ke ‘pusat’ tempat sel darah putih dihasilkan dan dengan segera organ ini meningkat¬kan produksi jumlah sel darah putih dan kemudian mengirimkannya ke tempat terjadinya infeksi. Kita bisa menyebutnya ‘wajib militer tentara putih’ pada kiadaan darurat. Jumlah sel darah putih menjadi dua kali lipat, lalu tujuh kali lipat, karena sel darah putih adalah ‘tentara’ tubuh.
Sel-sel darah putih ini memiliki ke¬mampuan yang kuat untuk membunuh kuman-kuman dan menelannya. Jadi, kalau saudara menusuk jari saudara dan mengakibatkan infeksi, saudara akan segera merasakan bengkak di sekitar luka tersebut. Ini tidak lain diaebabkan oleh darah yang sedang bekerja di daerah itu dengan membawa ‘pasukan-pasukan’ kecil, yaitu sel-sel darah putih. Sel-sel darah putih ini mengelilingi pusat infeksi dengan sepenuhnya dan segera mengepung bakteri yang akan menimbulkan masalah. jutaan ‘tentara’ musuh ini segera dibunuh dan dikumpulkan pada satu tempat yang biasa terdapat dalam bentuk yang sering kita kenal sebagai ‘nanah.’
Jadi, sekarang peperangan telah berubah dan luka yang tadinya berwarna merah dan sakit serta membengkak kini mencapai puncaknva, la telah berhasil dikelilingi dan akhirnya gelembung itu pecah dan nanah segera clikeluarkan. Nanah mengandung serum dan bangkai ‘tentara’ kuman, jutaan sel darah putih me¬nyerahkan hidupnya untuk berperang habia-habisan bagi tubuh, juga bersamaan dengan kuman yang jumlahnya tidak terhitung banyaknya yang telah dihancurkan oleh sel darah putih.
Ketika ‘bangkai’ dalam bentuk nanah itu sudah di¬keluarkan, sel darah putih lainnya akan segera masuk untuk membersihkan ‘medan pertempuran’ dan kemudian membentuk jaringan baru, sehingga luka itu menjadi sembuh dan yang tertinggal hanyalah bekas goresan. Pada saat-saat seperti ini, ‘pasukan’ sel darah putih akan berkembang dalam jumlah yang sangat besar, tetapi ketika perang telah berakhir mereka akan kembali ke jumlahnya yang normal. Itulah sebabnya mengapa dokter mengambil sedikit sampel darah dari jari tangan saudara untuk mengetahui jumlah darah pada saat sang dokter mengira bahwa telah terjadi infeksi pada tubuh saudara.
Pada kasus radang usus buntu yang diragukan, dokter mengambil sejumlah darah dan kemudian me¬nyelidikinya. Jika sel darah putih berkembang jumlahnya dengan luar biasa dan ‘tentara diaiagakan’ yang ditandai dengan peningkatan jumlah ‘pasukan tentara putih,’ maka dokter akan segera memastikan bahwa tubuh orang tersebut sedang mengalami infeksi. Dengan kenyataan seperti ini, kita dapat mengerti ucapan Daud ketika ia berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib.”

DIKALAHKAN OLEH DARAH
Sebagaimana darah di dalam tubuh kita melindungi kita dari bahaya dan membunuh kuman-kuman, demikian pula halnya dengan Darah Tuhan Yesus Kristus yang kudus bagi setiap orang percaya. Untuk menjelas¬kan maksud ini, saya mengutip dari kitab Wahyu pasal 12:
[10]Dan aku mendengar suara yang nyaring di surga berkata: ‘Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pe merintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. “‘Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka”

Wahyu 12:10-11
Mereka mengalahkan dia (Iblis) oleh darah Anak Domba. Ini menunjukkan kiadaan bangsa Iarael dalam pencobaan, tetapi juga berlaku bagi kita pada masa sekarang. Iblis membuat tuduhan terhadap kita di hadapan Allah, dan agar kelihalan lebih pasti, dia mem¬buat berbagai tuduhan. Tetapi ketika ia menghadap Allah untuk mendakwa kita, ada Seseorang di sana, yaitu Imam Besar, Anak Domba Allah, dan vang dilakukan-Nya adalah menunjukkan bahwa darah-Nya telah dicurahkan bagi kita dan itu sudah cukup.
Kadangkala Setan juga datang untuk mendakwa kita. Dia menunjukkan dosa-dosa dan pelanggaran kita sehingga kita melihal kelemahan-kelemahan serta dosa¬-dosa kedagingan kita, kemudian ia berkata, “Apakah engkau seorang Kristen? Apakah engkau sudah diaelamatkan? Engkau kelihatannya saja seperti seorang Kristen.” Akibatnya, kita menjadi mundur dan kalah jika kita melihal kepada diri kita sendiri dan kepada dosa-¬dosa kita. Kita mulai meragukan keselamatan kita dan mempertanyakan penebusan kita. Bagaimana kita dapat mengalahkan musuh kita? Bagaimana jika kita meng¬alami hal yang demikian? Hanya ada satu jawaban; kita mengalahkan dia oleh darah Anak Domba.
Saya melihat kejahatan di dalam diri saya — tidak jauh seperti yang dilihat oleh Iblis. Saya tidak memiliki harapan di dalam diri saya dan tidak mempunyai rasa percaya diri. Lalu saya melihal kepada darah. Saya me¬lihal ke Kalvari dan memandang Dia yang telah mati di sana bagi saya serta yang telah mencurahkan darah-Nya bagi saya dan kemudian terang memenuhi hati saya. Saya melihal bahwa bukan karena kebaikan saya dan bukan pula karena dosa saya yang menumpuk, tetapi semua hanya karena darah-Nya. Darah itu berperang bagi saya. Itu adalah tentara ‘sel darah putih’ yang ada di dalam darah Kristus yang telah mengalahkan musuh. Saya mengakui dosa saya, saya tidak menyangkalnya dan saya memegang teguh janji-janji Allah,
[19],lika kita mengaku dosa kita, maka la adalah setia dan adil, sehingga la akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
1 Yohanes 1:9
[7]Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita daripada segala dosa.
1 Yohanes l:7
[11]Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba.
Wahyu 12:11
KEKEBALAN TERHADAP DOSA
Kita akan membicarakan tentang beberapa elemen lain yang terdapat di dalam darah. Di dalam darah tidak hanya terdapat sel-sel dan elemen pelindung, tetapi para ilmuwan telah menemukan bahwa di dalam darah juga terdapat antibodi atau antitoksin. Inilah elemen yang mencegah terjadinya infeksi.
Sel darah putih melawan infeksi ketika terjadi luka, namun antibodi mencegah infeksi agar tidak menyebar. Sifat alamiah dari antibodi ini tidak sepenuhnya dimengerti, tetapi kita mengetahui dengan pasti bahwa tanpa elemen pencegah penyakit ini, kita akan segera binasa.
Menarik sekali untuk dicatat bahwa antibodi ini dihasilkan untuk menangkal infeksi. Artinya, ketika zat yang berfungsi untuk mencegah penyakit ini mungkin tidak terdapat di dalam darah, setelah seseorang pernah mengalami suatu penyakit, zat¬-zat ini telah diproduksi dalam jumlah yang sangat banyak, dan mencegah orang itu agar tidak mengalami penyakit yang sama untuk kedua kalinya. Beberapa dari antibodi ini bertahan cukup lama, seperti dalam kasus penyakit Cacar, dan yang lainnya. Sekali saudara terkena penyakit seperti itu, saudara tidak akan pernah meng¬alaminya lagi. Antibodi-antibodi yang lain hanya bekerja efektif untuk sementara waktu, memberikan kekebalan hanya satu kali. Sehingga setelah beberapa waktu, penyakit yang sama mungkin dapat menyerang kembali. Satu hal yang perlu dicatat ialah: ketika tubuh diserang penyakit, maka ia akan segera memberikan kekebalan sehingga penyakit itu tidak dapat menyerang lagi. Kekebalan ini ada di dalam darah.
DARAH KRISTUS
Suatu pelajaran penting terbentang di depan kita ketika kita menerapkan kenyataan ini dengan darah Kristus. Setelah kita diaelamatkan, kita masih mungkin diaerang oleh dunia, keinginan daging, dan Iblis. Bahkan setelah kita lahir baru, tidak jarang kita semua menjadi sasaran dari berbagai pencobaan dan menjadi mundur. Karakteriatik seorang Kristen yang gagal adalah bahwa ia mencari pembasuhan oleh darah Kristus dan sesudah itu meminta darah Kristus melindunginya dari hal-hal yang membuat dia mundur. Dia tidak lagi jatuh ke dalam dosa yang sama, karena setiap pengalamannya membangun kekebalan di dalam dirinya terhadap dosa tersebut.
Perbedaan antara orang berdosa dengan orang kudus adalah orang kudus membenci dosanya dan memohon darah Kristus untuk menyucikannya. Sebaliknya orang berdosa menyenangi dosanya dan jatuh lagi ke dalamnya. Orang kudus itu seperti domba. la mungkin jatuh ke dalam lumpur, tetapi di dalam lumpur itu ia merasa tidak sejahtera, dan ia akan terus-menerus mengembik sampai gembalanya datang untuk mengangkatnya keluar dari lumpur itu dan kemudian melindunginya dari lumpur itu dengan membangun pagar.
Orang berdosa itu seperti seekor babi. Ia senantiasa mencari kubangan lumpur dan jika ia menemukannya, ia akan segera loncat ke dalamnya dengan suara mengorok dan akan menjerit dengan suara nyaring jika saudara mencoba untuk mengangkatnya keluar dari lumpur itu dan tidak lama setelah ia keluar dari kubangan itu, ia akan masuk kembali ke dalamnya.
Orang kudus mungkin jatuh ke dalam dosa, tetapi ia tidak selamanya berada di situ, karena ia akan merasa tidak sejahtera selama berada di dalam dosa. Hai orang Kristen, janganlah menjadi putus asa jika saudara telah jatuh. Tuhan kita yang mulia tahu betapa rusaknya kiadaan saudara ketika Ia datang untuk mati bagi saudara. Dia tahu betapa sulitnya untuk tetap hidup tanpa cela di dalam dunia ini di mana ‘tidak ada teman yang ramah.’ Dia tahu perangkap apa yang ada di jalan dan ketidak¬jujuran dari kedagingan kita, dan ketika Ia mati untuk menyelamatkan saudara, pada saat itu juga Ia mencurah¬kan darah-Nya untuk menyucikan saudara, Dialah yang membuat rasul Yohanes menulia,
[8] Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita me¬nipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. [9]Jika kita mengaku dosa kita, maka la adalah setia dan adil, sehingga la akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
1 Yohanes 1:8-9

Baca artikel sambungannya…..Klik di sini

About these ads

5 Komentar

  1. Firdaus said,

    Gk nyambung, Gk masuk akal … Masa ada Tuhan jadi manusia .. KaLo benar Yesus tuhan, berarti tuhan saMa sperti makhLuk dong. Tuhan itu harus beda dari makhLuknya … Masa iya ah org2 gk berfikir sampe sini … ?

    • penuai said,

      Gk nyambung, Gk masuk akal … Masa ada Tuhan jadi manusia
      Makasih Firdaus buat kunjungannya :)….
      Mas Firdaus, apa yang tidak mungkin bagi TUHAN ??!!!! dan sejak kapan TUHAN bisa di masukkan ke dalam akal ??!!!!. Kalau anda berusaha memahami TUHAN dengan akal anda yang terbatas itu, maka seharunya anda menjadi seorang ATHEIS saja. Orang beragama tidak akan pernah memahami TUHAN dengan akal !!!, melainkan dengan iman..Setelah dipahami dengan iman, maka TUHAN sendiri yang akan memberikan hikmat dalam pikiran kita sehingga kita paham akan semua rencananya yang mungkin bagi anda pertma sekali kelihatan tidak masuk akal. Mudah2an anda membaca seluruh artikelnya sampai selesai, bukan sepotong2.

      KaLo benar Yesus tuhan, berarti tuhan saMa sperti makhLuk dong
      Wahhh kesimpulan yang dangkal sekali sobat….btw….bagaimana kalau ternyata benar Yesus adalah TUHAN ???!!!, dan selama ini ternyata anda yang salah !!!!. Apa yang akan anda lakukan sobat ?

      GBU

  2. Fajaryehuda said,

    Firman Allah:
    “Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.
    (Imamat 17:11)

    DARAH = NYAWA

    Umat manusia hanya dapat ditebus melalui darah. Yesus Kristus disebut sebagai Anak Domba Allah. Hanya melalui Dialah dosa-dosa semua manusia ditebus. Dia melakukannya sekali untuk selama-lamanya. Masalahnya adalah apakah anda percaya sama Tuhan Yesus Kristus???

  3. ines said,

    Artikel ini keren sekali. Kerennnnn !!! Hebat. Kiranya hikmat yang dari Roh Kudus itu membuka hati dan pikiran setiap orang yang telah membacanya. Amin.

  4. Hengky Candra said,

    Mohon ijin copas artikel yang sangat bagus dan memberkati. Salam kenal dari mdc-semarang.blogspot.com. Sekedar masukan saja, itu ada kata-kata yang salah ketik di akhir subtema “kelahiran suci”. Mohon koreksinya. Terimakasih, GBU!

Comments are closed.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: