BUKTI KEBANGKITAN YESUS

Juli 11, 2010 at 7:02 pm (Keselamatan) (, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , )

Bila Yesus mati apakah Dia benar-benar bangkit ? Menurut J.R.W Stott dalam bukunya Karya Kristus bagi kita. Ada empat bukti untuk membuktikan bahwa Ia sudah bagkit yaitu kubur yang kosong, kain kafan, penampakan Yesus dan murid-murid Yesus yang berubah.

I. KUBUR YANG KOSONG

Kalau anda ke Israel dan melihat tempat dimana dahulu Yesus dikuburkan ada tertulis; “Jangan cari orang hidup di tengah-tengah orang mati, Ia sudah bangkit lihatlah kuburNya kosong”. Ketika kita masuk ke kuburan itu, memang kosong. Saya bersyukur Tuhan Yesus tidak ada kuburanNya. Kalau kita melihat, ada tokoh-tokoh agama tertentu yang mati dan tidak bangkit kembali, kemudian beberapa waktu kemudian ditemukan giginya. Di tempat penemuan itu kemudian dibuat kuil sebagai bukti bahwa sang tokoh pernah hidup. Saya bersyukur Tuhan Yesus sudah bangkit. Jadi tidak perlu ada kuburan untuk mengenangNya.

II. KAIN KAFAN

Bagaimana kita dapat membuktikan bahwa Yesus benar-benar bangkit? Mudah saja, and adapt melihat kain kafanNya. Bila orang Israel mati, maka mayatnya akan ditutup dengan dua potong kain kafan, satu kainmenutupi kaki sampai leher dan satu kain lagi menutupi leher sampai kepala, kemudian orang itu akan ditidurkan di sebuah gua. Ketika mendapat laporan dari Maria, bahwa Yesus bangkit, murid-murid nerlari kekuburanNya. Mereka berlari sampai ke dalam dan bertemu dengan malaikat. Kata malaikat kepada mereka, “Lihatlah ! Inilah tempat mereka membaringkan Dia” (Mark 16:6b) Lalu dalam Yohanes 20:6-7, Petrus melihat bahwa kain kafan Yesus masih utuh.

Jika ada yang mencuri mayat Yesus, pastilah kain kafanNya tidak akan utuh lagi. Tetapi anehnya, kain kafan Yesus masih utuh. Gulungannya tetap seperti kepompong, masih utuh dan tidak berantakan sama sekali. Hanya di dalamnya sudah tidak ada tubuh Yesus. Dia sudah bangkit. Posisi kain kafanNya juga tetap seperti semula tidak berubah sedikitpun. Ini membuktikan bahwa bukan manusia yang membuka kain kafan itu tapi Yesus sendiri yang keluar dari kain. Itulah tubuh kebangkitan !.\

III. PENAMPAKAN YESUS

Yesus memperlihatkan diriNya selama 40 hari 40 malam (Kis 1:3) kepada murid-muridNya. Ada yang mengatakan bahwa itu hanyalah ilusi, khayalan, dan tidak benar. Itu hanyalah akal-akalan murid-murid Yesus.

Ilusi atau khayalan hanyalah didapat jika kita terlalu menginginkan sesuatu dan ada suasana yang mendukung. Misalnya, jika anda puasa lebih dari satu hari pasti anda akan lapar sehingga rasa lapar itu, akan merangsang khayalan kita tentang makanan yang enak.

Tetapi pada kasus ini, masalahnya murid-murid Yesus tidak dalam kondisi yang seperti itu. Bahkan sebaliknya, pikiran murid-murid tidak yakin bahwa Yesus bangkit, mereka tidak terlalu terobsesi bahwa Dia akan bangkit. Bahkan mereka diberitahu bahwa perihal Yesus bangkit itu hanyalah omong kosong belaka. Jadi tidak ada suasana yang mendukung murid-murid untuk bisa berkhayal. Merekapun juga tidak pernah menceritakan tentang kebangkitan sebelumnya.

Yang mereka ketahui, bahwa Yesus sudah mati. Dia Mesias. Tetapi ternyata mereka ditinggal sendirian oleh Mesias. Bahkan dua orang murid yang pergi ke kampung Emaus ketika bertemu Yesus setelah kebangkitan, juga tidak dapat mengenaliNya. Padahal mereka sempat bercapak-cakap dengan Tuhan Yesus dan menegur Yesus sebagai satu-satunya orang asing di Yerusalem yang tidak mengetahui tentang apa yang telah terjadi dengan peristiwa penyaliban Yesus. Mereka tidak mengetahui bahwa orang yang mereka ajak berbicara adalah Yesus sendiri, samapi ketika mereka makan bersama dengan Yesus.

“Ketika kami makan bersama, mata kami terbuka dan barulah kami mengetahui bahwa Dia adalah Yesus”. Jadi, apa yang dilihat murid-murid bukanlah khayalan. Kondisi ini jauh dari kondisi untuk menghayal. Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid, bahkan Yesus berkata kepada Thomas, “Thomas peganglah bekas lukaKu, arahkan dan cucukkan tanganmu ke lambungKu” (Yoh 20:27). Jadi Yesus benar-benar menampakkan diriNya.

IV. MURID-MURID BERUBAH

Yang paling tidak bisa disangkal adalah murid-murid berubah. Orang yang percaya Yesus akan berubah hidupnya, itu yang tidak bisa disangkal.

Kapan Thomas menjadi percaya ? Kisah Para Rasul mengatakan dia percaya waktu melihat Yesus bangkit. Petrus yang telah menyangkal Yesus, hidupnya menjadi lemah dan jauh dari Tuhan tetapi ketika Yesus bangkit, Yesus berkata kepada Maria; “Beritahu kepada murid-muridKu dan juga kepada Petrus.” Mengapa Petrus dipisahkan sendiri ? Karena Yesus mengetahui hidup Petrus hancur setelah menyangkal Yesus tiga kali. Yesus mengetahui hal itu. Itulah sebabnya, Yesus berkata; “Katakan kepada Petrus….” (Markus 16:7).

Pada waktu Maria berbicara dengan Petrus tentang kebangkitan Yesus, Petrus berlari paling cepat. Alkitab mencatat walaupun yohanes duluan sampai, tetapi Petrus lebih dahulu masuk dan melihat kubur Yesus yang kosong. Dan ketika Petrus melihatNya, percayalah dia (Yoh 20:4-8). Setelah itu, Petrus berubah. Petrus yang penakut sekarang menjadi pemberani. Akhir hidupnya, Petrus mati disalib terbalik. Markus mati dengan berani ditarik kuda sehingga seluruh tubuhnya lepas. Thomas pergi ke India dan mati di sana dengan cara ditombak. Semua murid-murid Yesus hidup dengan radikal. Bodoh sekali kalau mereka mau mati buat seorang yang tidak benar-benar bangkit.

About these ads

22 Komentar

  1. Petraeus said,

    KenapaTuhan pernah mati ? Berarti ada Vacum of Power pada saat itu di alam semesta ini?

    • penuai said,

      Terimakasih buat kunjungannya Mas Petraeus,

      Kalau anda menyamakan TUHAN seperti manusia, maka pemikiran anda itu benar bahwa harus ada Vacum of Power. Tetapi Yesus adalah TUHAN, meskipun Dia mengambil rupa manusia bukan berarti pada saat yang sama maka TUHAN tidak ada. Yesus ada sebagai manusia dan TUHAN juga tetap ada, hal tersebut mungkin kelihatan mustahil bagi manusia, tetapi tidak bagi TUHAN.

      Saya ambil perumpamaan yang sering kita dengar, ada ungkapan bahwa TUHAN itu Maha Hadir dan berada di setiap tempat. Nah, di satu sisi kita juga percaya bahwa TUHAN itu hanya satu. Secara logika tentu saja tidak mungkin, bagaimana mungkin TUHAN yang hanya satu bisa berada di setiap tempat dalam waktu yang sama dan melihat segalanya dalam waktu bersamaan, padahal Dia hanya satu.

      Tetapi bagi TUHAN tidak ada yang mustahil, mungkin otak manusia tidak sanggup memahaminya tetapi kuasa TUHAN tidak tergantung pada akal dan logika manusia. Yesus harus menjadi manusia dan harus mati agar bisa menebus manusia. Karena manusia pertama telah mati karena jatuh dalam dosa, maka TUHAN harus menjadi manusia tanpa dosa dan mati juga sebagai ganti menebus manusia berdosa. Sebab manusia harus ditebus dengan manusia dan harganya adalah nyawa. Kita semua tau, bahwa Yesus adalah manusia yang tidak berdosa, dan satu-satunya manusia yang terputus hubungan darahnya dengan Adam. Artinya darah Yesus tidak dicemari oleh sifat dosa Adam. berbeda dengan kita, kita semuanya memiliki hubungan darah dengan Adam sehingga darah kita juga memiliki sifat dosanya Adam. Jadi, yang bisa menebus dosa kita hanyalah dengan kematian dari TUHAN Yesus yang menumpahkan darahnya tanpa pernah berbuat dosa sekalipun.

      Terimakasih.
      GBU

      • fosido said,

        thanks penuai……aku terharu membaca artikel anda…..memang benar setiap orang yg sudah mengenal Yesus secra benar hidup mengalami kepenuhan yang dari padaNYA….

        tetaplah menjadi pribadi yg penuh kasih penuai jgn anda tersulut untuk kasar kpd mrk…karna mereka otaknya memang sudah tertutup untuk TERANG yg dari TUHAN…sebaiknya kita lebih lagi mengasihi mrk dan mendoakan semoga TUHAN mengirimkan ROH KUDUS

  2. Yudha Eka Graha said,

    Shalom. Blogny bgs skali&sngt memberkati. Apkh Anda mmpunyai account facebook?? Add aku jg di yudhaekagraha@yahoo.com . GBU

    • penuai said,

      Hehehehe…thanx juga dah berkunjung bro..GBU

  3. blogger newbie said,

    Mengapa Anda mengatakan kalau darah Yesus tidak dicemari darah Adam, tetapi bukankah Yesus itu putra Maria (Maryam) yang sudah jelas dan pasti kalau Maria (Maryam) itu adalah manusia dan merupakan keturunan Adam ?

    • penuai said,

      Terimakasih saudara Newbie…Kalau anda membaca artikelnya secara lengkap maka anda akan mengerti (atau kalau malas membacanya di internet anda boleh mendownloadnya) Kimiawi darah.

      Berikut saya kutip kebenaran Ilmiah tentang darah yang terdapat dalam artikel “Kimiawi darah” :
      ASAL-USUL DARAH
      Sekarang ini diketahui dengan pasti bahwa darah yang mengalir di dalam arteri seorang bagi yang masih ada di dalam kandungan tidak berasal dari si ibu, tetapi dihasilkan di dalam tubuh fetus. Namun ini terjadi hanya setelah sel sperma membuahi sel telur dan fetus mulai terbentuk, lalu muncullah darah. Sebagai ilustrasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan hal ini, perhatikan telur seekor ayam……….

      TIDAK MENGANDUNG DARAH IBU
      Tidak ada gunanya setetes darah diberikan untuk mengembangkan embrio di dalam rahim seorang ibu. Demikian pandangan para ahli. Ibu menyediakan bagi fetus (janin bayi yang belum lahir), zat-zat makanan untuk pertumbuhan tubuh fetus itu ada di dalam rahim¬nya, tetapi darah yang ada di dalam tubuh fetus itu di¬hasilkan oleh embrio itu sendiri.
      Sejak masa pembuahan sampai lahirnya bayi, tidak setetes darah pun yang dialirkan dari si ibu kepada bayinya. Plasenta, suatu jaringan yang lebih dikenal dengan Hama ‘Uri/Lembuni,’ yang membentuk setang antara si ibu dengan bayinya. Plasenta terbentuk dengan begitu sempurna sehingga walaupun semua zat makanan yang dapat larut seperti protein, lemak, karbohidrat, garam, mineral, dan juga antibodi mengalir dengan bebas dari si ibu kepada bayinya dan sampah-sampah yang dihasilkan dari metaboliame si bayi dikeluarkan kembali ke sirkulasi si ibu, tidak terjadi pertukaran darah walau setetes pun, dan ini terjadi secara normal.
      Darah si bayi itu dihasilkan di dalam tubuh bayi itu sendiri. Si ibu sama sekali tidak menyumbangkan darahnya.

      KESAKSIAN PARA AHLI
      Kini bagi para pembaca yang mungkin masih meragukan hal ini, izinkan saya mengutip beberapa pendapat para ahli yang dapat dipercaya. Di dalam buku yang berjudul Text Book of Physiology yang ditulia oleh Howell, Edisi Kedua, halaman 885 dan 886, saya membaca:
      “Untuk dapat mengerti fungsinya secara umum adalah cukup dengan mengingat bahwa plasenta mengandung vascular chorionic papillae yang esensial dari fetus (janin bayi) yang terbungkus di dalam cairan darah membran desidual sang ibu. Fetal dan darah sang ibu tidak pernah berhubungan. Mereka dipiasahkan satu sama lainnya oleh dinding pembuluh darah fetal dan selaput epithelial chorionic villae.”
      Atau izinkan saya mengutip dari buku karangan William, Practice of Obstetrics, Edisi Ketiga, halaman133:
      “Darah janin di dalam pembuluh chorionic villae tidak ber¬campur dengan darah ibunya, terpisah satu dengan lainnya oleh dua lapiaan chorionic epithelium.”
      Dan dari buku yang sama, dari halaman 136 saya mengutip:
      “Secara normal tidak ada hubungannya antara darah janin dengan darah ibunya.”
      Kini, manfaat bagi saudara yang berprofesi sebagai bidan, saya mengutip clari sebuah buku teks yang sudah tidak asing lagi bagi saudara. Cuplikan beriut ini saya kutip dari buku Nurse’s Handbook of Obstetrics karangan Louiae Zabriakie, R. N., Edisi Kelima, halaman 75:

      Dari kebenran ilmiah tersebut jelas sekali dapat kita simpulkan, meskipun Yesus di kandung oleh Maria, tetapi darahNya bukanlah berasal dari darah maria…dan pada kutipan pertama …“Namun ini terjadi hanya setelah sel sperma membuahi sel telur dan fetus mulai terbentuk, lalu muncullah darah”…dapat kita lihat bahwa kelahiran Yesus bukanlah hasil pembuahan sel sperma laki-laki (keturunan Adam) pada sel telur.

      Lihatlah sobat, hubungan Yesus dengan Adam jelas2 terputus karena dari pihak lelaki tidak ada terjadi pembuahan, tetapi Roh Kuduslah yang dikandung oleh Maria, dan dari pihak perempuan jelas sekali bahwa Maria tidak menyumbangkan setetes darahpun kepada Yesus kecuali hanya sari2 makanan untuk janin dalam perutnya jadi darah Yesus tidak tercemar oleh darah Adam karena tidak ada jalan masuk bagi darah Adam ke dalam tubuh Yesus.
      Lihatlah sobat, betapa dalamnya hikmat Tuhan itu merancangkan keselamatan bagi umat manusia.

      Saya berikan satu lagi logika sederhana bahwa darah bayi tidak disumbangkan oleh ibunya.
      Ada seorang ibu mempunyai 3 orang anak.
      Ibu (Golongan darah A0)
      -Anak A (Golongan darah B0)
      -Anak B (Golongan darah AB)
      -Anak C (Golongan darah A0)
      Lihatlah sobat, seorang ibu bisa mengandung lebih dari satu anak dengan golongan darah yang berbeda-beda. kalau saja si Ibu menyumbangkan darah kepada anaknya, maka seharunya Gol. darah si anak harus sama dengan si Ibu. Sebab, kalau berbeda maka Anak A dan B akan mati, karena apabila Gol darah yang berbeda bertemu maka darah akan mengumpal sehingga bisa mengakibatkan kematian. Pada kenyataannya, sampai dengan dilahirkan anak yang berbeda gol darah dengan ibunya tidaklah mengalami kematian. Hal ini membuktikan bahwa darah si anak terpisah dari darah ibunya.
      Saya sangat berharap agar anda bisa membaca artikelnya secara lengkap agar mendapat pemahaman yang lebih lagi.

      Terimakasih sobat.
      GBU

      • Pacarku Nasrani said,

        Hi Penuai,

        Salam Sejahtera,, :)

        Nampaknya Penuai lagi sibuk yah, karena saya ada posting beberapa komentar yang sebenarnya ingin mendapat balasan dari pemikiran Penuai, sebagai ajang tukar pikiran, dimana yang baik boleh diikuti, yang tidak baik boleh ditinggalkan, alih-alih mencari siapa yang paling benar.

        Karena, hidup manusia, dari hari-ke-hari harus menjadi lebih baik toh?! sebab, kita adalah ciptaan yang dibekali akal dan pikiran :) (betul?)

        Begini Penuai, saya ada tertarik dengan tulisan yang ini, mengenai “darah” yang terpisah,, saya pun menjadi tertarik untuk melakukan googling pada Amazon.com dan website lain atas buku-buku yang menjadi refrensi Penuai.

        Lalu saya dapatkan buku seperti berikut,

        1. “Text Book of Physiology yang ditulia oleh Howell, Edisi Kedua,” (Quoted) begitu saya lakukan googling saya bertemu buku yang dimaksudkan, namun edisi pertama terinformasikan tahun 1905 (kira-kira se-abad yang lalu). saya kurang tahu kalau yang edisi kedua itu terbit tahun berapa, tapi yang saya ketemu sekarang adalah edisi ke 15 (13 edisi lebih baru), itupun kalau tidak salah terbit tahun 1946. bisa di lihat pada link berikut: searchhttp://openlibrary.org/books/OL6495519M/Howell’s_Textbook_of_physiology namun, mungkin juga saya salah buku, mohon di konfirmasi Penuai ;)

        2. “Atau izinkan saya mengutip dari buku karangan William, Practice of Obstetrics, Edisi Ketiga, halaman133:” (Quoted) nah Penuai, kalo yang ini saya googling di Amazon lalu dapat sebagai berikut: http://www.amazon.com/Williams-Obstetrics-23rd-F-Cunningham/dp/0071497013 namunnnnn Penuai, yang saya temukan itu edisi 23 (20 edisi lebih baru dari referensi Penuai). kembali apakah buku yang saya dapat itu benar atau salah, mohon konfirmasi dari Penuai.

        3. “Nurse’s Handbook of Obstetrics karangan Louiae Zabriakie, R. N., Edisi Kelima, halaman 75:” (Quoted) tapi saya kurang paham apa yang diambil dari buku tersebut oleh Penuai? namun, saya ketemu link untuk buku tersebut dan dapat di download, silahkan cek link berikut: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1529304/ nah, itu menurut sumber terbit pada tahun 1939, sekali lagi saya butuh konfirmasi dari Penuai, apakah buku tersebut yang dimaksud.

        Nampaknya saya mengerjakan “PR” saya (hihihihi),, tapi Penuai, menurut saya dunia kedokteran mengalami perubahan dan perkembangan yang pesat seiring teknologi yang terus berkembang. Dunia kedokteran akan berbeda antara 100 tahun yang lalu, akan juga berbeda dengan 50 tahun yang lalu (setuju?), malah baru-baru ini manusia dapat melihat persaingan sperma secara real-time dengan menggunakan cara “glow in the dark” coba lihat refrensinya pada link berikut: http://health.detik.com/read/2010/08/15/150138/1420764/763/melihat-persaingan-sperma-menuju-sel-telur hmmm… saya berandai-andai, jika telah ditemukan mesin waktu (seperti film back to the future, hihihi) lalu orang yang bernama Scott Pitnick -profesor yang meneliti sperma Glow in the Dark- bertemu pada ahli kedokteran tahun 1900… pastilah ahli kedokteran itu akan tidak sampai logikanya. Kalau Scott Pitnick, tidak mengatakan dia manusia biasa berkemungkin dia akan dianggap lebih dari itu (hihihi ini hanya andaian saya saja, untuk bahan komedi)

        Penuai, saya tunggu konfirmasi bukunya yah, oh iya terus,,,

        “Saya berikan satu lagi logika sederhana bahwa darah bayi tidak disumbangkan oleh ibunya.
        Ada seorang ibu mempunyai 3 orang anak.
        Ibu (Golongan darah A0)
        -Anak A (Golongan darah B0)
        -Anak B (Golongan darah AB)
        -Anak C (Golongan darah A0)” (Quoted)

        Itu kutipan tulisan Penuai, memang saya tidak paham betul dunia kedokteran ini, saya hanya suka membaca dan berpikir (ya kan yah,,,? hihihi, karena saya sebenarnya lulusan s2 TI)

        Pertanyaan saya, adakah faktor dari darah Bapaknya? coba lihat link berikut: http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080406041955AARuwOm

        Sekian Penuai komentar saya, terimakasih atas perhatiannya.

        Semoga berkenan,

        wassalam.

      • penuai said,

        Salam kenal,

        Maaf, akhir2 ini memang saya sedang sibuk..klo liat blog juga waktunya mempet sekali, namun saya coba menanggapi beberapa komen meskipun mungkin kurang maksimal.

        Saya rasa anda tidak memerlukan konfirmasi dari saya, silahkan anda cek sendiri kebenaran dari isi artikel dan sumber yang dipakai, apakah memang benar atau tidak. Siapa saja bisa memakai buku dengan judul apa saja, dengan catatan bahwa buku tersebut diakui kebenarannya secara ilmiah, tidak selalu buku yang dijadikan referensi dalam artikel.

        Dunia kedokteran akan berbeda antara 100 tahun yang lalu, akan juga berbeda dengan 50 tahun yang lalu (setuju?)
        Yup, saya juga setuju, nahh…kalau anda merasa bahwa apa yang dipaparkan dalam artikel “Kimiawi darah” ternyata tidak relevan lagi dengan pernyataan dari sumber ilmu yang berusia “100” tahun tersebut ada baiknya anda membuat sanggahan. Tunjukkan perubahan yang berlaku sekarang ini.

        Memang perkembangan ilmu pengetahuan sangat pesat sekali, namun ingat…!!!! perkembangan Ilmu pengetahuan saat ini yang sangat pesat, dasarnya tetap saja dimulai dari ilmu pengentahuan zaman “100” tahun yang lalu. Anda ingat hukum Gravitasi ???!!!!, nahh hukum ini juga telah sangat lama ditemukan oleh Newton (saya tidak tau tepatnya berapa ratus tahun atau berapa puluh tahun). Tetapi saat ini, hukum ini tetap dipakai, dan masih eksis di ajarkan di sekolah-sekolah. Walaupun zaman kini sudah sangat canggih, namun sampai sekarang belum ada hukum baru yang membatalkan teori Gravitasi Newton.

        Nahh..kalau anda merasa bahwa teori tentang “darah” dalam buku tersebut tidak relevan lagi sekarang dan sudah ketinggalan zaman, silahkan anda berikan sanggahan anda. Terserah anda mau dari buku apapun dan tahun berapapun.

        Itu kutipan tulisan Penuai, memang saya tidak paham betul dunia kedokteran ini, saya hanya suka membaca dan berpikir (ya kan yah,,,? hihihi, karena saya sebenarnya lulusan s2 TI)

        Pertanyaan saya, adakah faktor dari darah Bapaknya? coba lihat link berikut: http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080406041955AARuwOm
        Terimakasih “Pacarku” wkwkwkwkk….:)
        Sebenarnya saya bingung nih, sebenarnya inti pertanyaan dari anda itu apa ? Klo menurut saya sendiri, Pacarku belum memahami isi dan makna dari artikel “Kimiawi darah”. Nahh…kalau boleh dibaca yang lengkap ya.
        Baiklah, proses penciptaan manusia :
        – Manusia (Adam) diciptakan Tuhan dari “debu tanah” (darahnya suci, sebelum jatuh ke dalam dosa dan berasal dari TUHAN sendiri)
        – Manusia (Hawa) diciptakan Tuhan dari “tubuh manusia” (darahnya suci sebelum jatuh ke dalam dosa dari TUHAN sendiri)
        – Manusia (keturunan Adam & Hawa) diciptakan dari “hasil hubungan antara Pria dan wanita” (darahnya berasal dari gen antara sel telur dan sel sperma dan masih keturunan langsung Adam & Hawa (darah sudah tercemar ketika manusia jatuh dalam dosa))
        – Manusia (Yesus) “diciptakan” oleh kuasa TUHAN sendiri, (darahnya berasal dari TUHAN sendiri)

        Kalau yang anda tanya “kelahiran dengan cara normal” (hubungan antara Pria dan Wanita) ya jawabannya tentu saja ada. Sesuai dengan link yang anda berikan, faktor golongan darah si anak ditentukan antara Golongan darah Ayah dan Ibu. Itu sudah pasti.

        Nahh…silahkan anda lihat proses kelahiran Yesus. Tidak ada keterlibatan antara ayah dan Ibu di sana. Rahim Maria hanya sebagai sarana pertumbuhan janin dan memberikan makanan kepada Janin. Nahh…ketika Janin di dalam rahim ibu, yang ditransfer dari tubuh ibu ke janin hanya sari-sari makanan, darah Ibu tidak mempengaruhi Janin.

        Kenapa saya memberikan contoh tersebut ?, hanya sebagai penguat fakta bahwaa darah Ibu tidak bercampur dengan darah bayi sewaktu di dalam rahim, meskipun bayi dan Ibu salin terhubung. Sebab, kalau darah Ibu bercampur dengan janin dalam rahim, maka si ibu atau si byi bisa mati…bahkan kedua-duanya bisa mati.

        Harapan saya, tolong artikelnya dibaca dengan cermat. Sebenarnya di artikel tersebut semuanya sudah sangat jelas kalau anda mau membaca dengan cermat.

        Thanx buat komentarnya
        GBU

  4. nobody said,

    peace be upon with u..

    saya dtang dari page http://ummaymochil.wordpress.com/2009/11/13/akhir-zaman-yang-semakin-dekat/

    alhamdulillah.. ternyata masih ada kristiani yang taat dengan tulisan blog2 sperti ini..

    semoga kita semua dihindarkan dari fitnah akhir zaman…

    amin…

    assalamuaikum..

    • Chiz said,

      fitnah? semua Firman Tuhan di tulis bahwa Yesus akan datang untuk menebus dosa manusia sudah digenapi,,dan tertulis jg Yesus akan datang untuk yg ke 2 kali,,,dan itu pasti ( bukan mudah2an) akan digenapi

  5. zhou Han said,

    saya pikir kebangkitan yesus dr kematian cuma mitos….
    sama halnya dengan penyaliban yesus itu sendiri….

    1. Penyelidikan pertama :
    · Di dalam Al-Qur’an Allah berfrman : “Dan karena ucapan mereka, : Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih (Messiah), Isa putra Maryam, Rasul Allah. Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya. Melainkan hanyalah diserupakan saja pada mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa benar-benar dalam keraguan, melainkan menurut dugaan (mereka) saja. (Dan) mereka tidak yakin/masih ragu bahwa mereka telah membunuh Isa (QS. An-Nisa : 157).
    · Kami sebagai Muslim dengan penuh keimanan, bahwa Firman Allah di atas adalah Maha Benar, maka kami 100% percaya dengan ayat tersebut. Dan perhatikanlah penyelidikan selanjutnya :

    2. Penyelidikan kedua :
    · Ayat Al-Qur’an di atas menyebutkan : “Nabi Isa tidak terbunuh.” Sesuai dengan :
    · Nubuat bahwa semua Rasul/Nabi yang datang dari Allah, termasuk Yesus (lihat halaman 1) telah dijamin nyawanya oleh Allah – tidak akan dibunuh (UL 18:20).
    · Nubuat bahwa Allah menjawab doa Yesus, menyelamatkan nyawanya = tidak akan dibunuh (Maz 22:21-22, 25 & 34:16).
    · Nubuat bahwa orang-orang benar/soleh (termasuk para Nab/Rasul) akan diselamatkan oleh Allah dari segala penderitaan – dilindungi Allah (Maz 34:18-19).
    · Nubuat bahwa Yesus diselamatkan oleh Allah dari kekejaman orang-orang jahat – dilindungi Allah (Maz 34:20, 21, 23).

    3. Penyelidikan ketiga :
    · Menurut Al-Qur’an di atas : “Mereka berselisih paham karena menduga-duga.” Sesuai :
    · Sebelas murid Yesus melarikan diri ketika Yesus ditangkap, tidak satupun dari mereka yang menyaksikan persidangan dan penyaliban Yesus (Mat 26:56 & Mark 14:50).
    · Umat Kristen hanya mengakui Injil yang ditulis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Padahal 90% dari keempat orang tersebut bukan murid-murid Yesus (Mat10:2-4 & Mark 3:16-19 & Luk 6:14-16). Adapun Yohanes dan Matius sama sekali tidak menyaksikan peristiwa persidangan dan penyaliban Yesus (Mat 26:56 & Mark 14:50).
    · Lukas mengatakan bahwa catatannya hanya merupakan kesimpulan dari kabar/gosip belaka dan hanya merupakan hasil penyelidikan – bukan saksi langsung (Luk 1:1-3).
    · Yohanes dengan tegas mengatakan bahwa catatannya hanya merupakan kesimpulan dari kabar/gosip belaka dan hanya merupakan ringkasan yang tidak lengkap (Yoh 20:30).
    · Perjanjian Baru banyak menggunakan kalimat “kira-kira”. (lihat BAB 5 no 5 yang H).
    · Kesimpulannya : kisah penyaliban Yesus hanya berupa dugaan dari hasil penyelidikan dan gosip belaka, yang belum jelas kebenarannya. Sehingga mereka satu sama lain saling berselisih paham tentang kebenaran penyaliban dan kebangkitan Yesus. Salah satu buktinya adalah dari ratusan catatan Injil yang ditemukan, tapi hanya 4 Injil itu saja yang diambil. ANEH
    4. Penyelidikan keempat :
    · Menurut Al-Qur’an di atas bahwa : “Orang-orang Yahudi masih ragu apakah mereka membunuh Yesus?.” Sesuai dengan pembahasan berikut ini (perhatikanlah) :
    · Mereka curiga karena melihat beberapa kejanggalan, seperti : baru 3 jam di salib Yesus sudah mati padahal yang dua lainnya masih hidup – kaki Yesus tidak dipatahkan tapi yang dua lainnya dipatahkan – bantuan dari murid-murid rahasia Yesus – Pilatus segera mengizinkan Yusuf mengambil Yesus – kuburan mudah dijangkau dan sangat luas.
    · Untuk lebih detailnya silahkan baca BAB 15 nomor 33.

    5. Penyelidikan kelima :
    · Yesaya bernubuat : “Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil.” (Yes 53:8).
    · Maksudnya adalah : setelah Yesus ditahan/diadili, kemudian Yesus dihukum salib sebentar (untuk mengelabui orang-orang Yahudi), dan kemudian diambil/diturunkan. Karena pertolongan Allah (lihat nomor 2 dan lihat BAB 15 nomor 31).

    6. Penyelidikan keenam :
    · Yesaya bernubuat : “Tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya?.” (Yes 53:8).
    · Maksudnya adalah : para murid pilihan Yesus (Mat 10:24) semuanya lari meninggalkan Yesus dan tidak memikirkan nasib Yesus, sehingga mereka tidak mengetahui peristiwa penyaliban dan penyelamatan itu (Mat 26:56). Adapun yang memikirkan nasib Yesus ketika disalib dan yang mengambil Yesus dari tiang salib adalah Allah melalui murid-murid rahasia Yesus (lihat BAB 15 nomor 31 point 4).

    7. Penyelidikan ketujuh :
    · Yesaya bernubuat : “Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat … Tetapi Tuhan berkehendak (lain) yaitu (dengan) meremukkan dia dalam kesakitan.” (Yes 53:9-10).
    · Maksudnya adalah : Yahudi menganggap Yesus telah mati kemudian menaruhnya di dalam kubur, padahal Yesus hanya pingsan karena rasa sakit yang dideritanya.
    · Membuat Yesus pingsan adalah cara Allah memenuhi nubuatnya-Nya untuk menyelamatkan nyawa Yesus (lihat BAB 15 nomor 29).

    8. Penyelidikan kedelapan :
    · Yesaya bernubuat : “Sunguh ia (Yesus) terputus dari negri orang hidup.” (Yes 53:8).
    · Maksudnya adalah : Yesus diputuskan kesadarannya/dipingsankan sementara oleh Allah.
    · Membuat Yesus pingsan adalah cara Allah menyelamatkan nyawa Yesus (lihat nomor 2).

    9. Penyelidikan kesembilan :
    · Yesaya telah bernubuat : “Sesudah kesusahan jiwanya, ia melihat terang.” (Yes 53:11).
    · Maksudnya adalah : Yesus hanya kesusahan dan menderita saja – TIDAK DIBUNUH.
    · Sebagaimana janji Allah, hendak menyelamatkan nyawa para Nabi-Nya (lihat nomor 2).

    10. Penyelidikan kesepuluh :
    · Dalam kitab Yesaya dinubuatkan : “Ia (Yesus) akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut … dan (karena) menanggung dosa banyak orang.” (Yes 53:12).
    · Maksud kalimat “Menyerahkan nyawanya ke dalam maut” adalah : ketika ditangkap, Yesus tidak berontak sama sekali (Mat 26:52), padahal dia tahu kalau dirinya akan dibunuh. Atau dengan kata lain : Yesus memasrahkan dirinya ke tangan pembunuh.
    · Maksud kalimat “Menanggung dosa banyak orang” adalah : diutusnya Yesus sebagai Rasul Allah kepada Bani Israel (Mat 15:24) adalah untuk mengajarkan Injil (Luk 4:43) yang berasal dari Allah (Yoh 7:16-17). Maka bagi mereka (Bani Israel) yang dulunya sering melakukan perbuatan dosa (Ul 31:27 & Yer 8:8-9) akan tertebus seluruh dosanya itu jika percaya dengan kenabian Yesus dan menjalankan firman/hukum Allah (Yoh 7:8) sehingga mereka akan masuk sorga (Mat 5:19). Jadi bukannya sebagai penebus dosa yang diyakini umat Kristen yaitu : cukup percaya dengan penyaliban dan kebangkitan maka semua dosa-dosa terhapus. TIDAK!!!
    · Karena Yesus dengan tegas mengatakan bahwa keselamatan hanya didapat dengan mentaati perintah Allah (Mat 19:16-17). Dan juga manusia harus mempertanggung jawabkan segala prilaku serta ucapannya di dunia dan akhirat (Mat 5:21 & 12:36-37), dan tidak ada dosa turunan (Mark 10:14). Semua ajaran ini sama dengan ajaran nabi sebelumnya (Yeh 18:20-21 & 30).

    11. Penyelidikan kesebelas :
    · Dua pokok ajaran Paulus sehingga lahir agama Kristen : Pokok pertama : menyembah penyaliban, sehingga terbebas dari Taurat (Rom 3:28-29 & 7:6 & 8:1) karena hukum dan perintah Taurat sudah dipaku di tiang salib (Kolose 2:14). Pokok kedua : menyembah kebangkitan Yesus (1Kor 15:14 & 17).
    · Artinya : jika tidak menyembah tiang salib dan jika tidak menyembah kebangkitan, maka tidak ada agama/keimanan Kristen dan tidak ada keselamatan sorga (Gal 3:13).
    · Jadi kesimpulannya kematian dan kebangkitan Yesus hanya retorika khayalan Paulus belaka. Padahal di Kitab Perjanjian Lama dengan tegas Allah berjanji dan bernubuat akan menyelamatkan nyawa para nabi-Nya – termasuk Yesus (lihat no 2).
    · Secara tidak langsung Paulus dan pengikutnya (Kristiani) telah menuduh Allah sebagai penghianat, karena mengingkari semua janji/nubuat-Nya itu. Naudzu Billah Min Zalik.

    12. Kebobrokan dan kriminalitas lahir karena menyembah Tiang Salib (penebusan dosa) :
    · Sebagaimana penjelasan terdahulu bahwa Paulus dan pengikutnya (Kristiani) telah menyerahkan seluruh dosanya di tiang salib dan kebangkitan Yesus. Jika umat Kristen melakukan perbuatan dosa, mereka tidak perlu dihukum dan dibebaskan dari hukuman (lihat nomor 11), karena cukup percaya dengan Tiang Salib dan Kebangkitan, mereka telah tertebus dosanya.
    · Maka tidak heran jika mayoritas penyembah Tiang Salib hobi menjajah, membunuh, merampok, sex bebas, mabuk-mabukan, judi, menipu, mencuri, korupsi, zina dan lain sebagainya. Sehingga dunia ini mirip sekali dengan binatang di hutan rimba yang hidup seenaknya tanpa hukum.
    13. Paulus dan pengikutnya (Kristiani) salah memahami ucapan Yesus :
    · “(Yesus) memberikan nyawanya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Mark 10:45).
    · Artinya : Yesus berjiwa patriot menyerahkan dirinya kepada penjahat, untuk menyelamat-kan keimanan pengikutnya yang setia (Yoh 7:8) terhadap hukum Allah (Mat 19:17).
    · Dengan kata lain : “Dari pada murid-murid saya yang tertangkap penjahat sehinga mereka kembali kafir, lebih baik saya saja yang ditangkap.” (lihat nomor 10).

    14. Penyelidikan ketiga belas :
    · Para saksi mengatakan bahwa Yesus BELUM PERNAH MATI, mereka hanya mengatakan “BANGKIT” atau “SIUMAN”, dan tidak satupun dari mereka yang mengatakan “HIDUP KEMBALI” (lihat nomor 8, 9, 10 & 11), :
    · Yesus bersaksi bahwa dirinya belum mati : “Aku belum pergi ke Bapa” (Yoh 20:17) = Aku belum mati = Aku masih hidup = AKU BUKAN HIDUP KEMBALI.
    · Malaikat bersaksi, bahwa Yesus belum mati : “Ia hidup” (Luk 24:23) = Ia belum mati = IA BUKAN HIDUP KEMBALI.
    · Dua orang bersaksi, Yesus belum mati : “Dia hidup” (Luk 24:4-5) = Dia belum mati = DIA BUKAN HIDUP KEMBALI.

    15. Ternyata Yesus tidak rela dirinya disalib sebagai penebus dosa :
    · Kristiani dengan bangga mengatakan : Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia (lihat nomor 12). Padahal Yesus tidak tidak mau dijadikan tumbal dosa :
    · Yesus berdoa sampai 3 kali berturut-turut minta pertolongan Allah agar nyawanya diselamatkan (Mat 26:36, 42 & 44).
    · Yesus sangat ketakutan dan menangis sampai keluar keringat darah (Luk 22:44).
    · Yesus berteriak ketika membela dirinya, karena takut dihukum (Yoh 18:23 & 36).
    · Yesus berteriak dan menangis ketika disalib (Mat 27:46).
    · Pertanyaannya adalah : jika penyaliban Yesus diyakini sebagai PENGORBANAN untuk menebus dosa, lalu kenapa Yesus TIDAK RELA DAN TIDAK MAU disalib ??? Jawabannya : karena ajaran penebusan dosa di tiang salib adalah ajaran Paulus, BUKAN AJARAN YESUS.

    16. Sebuah Penelitian I (dari sang ilmuan) :
    · Seorang Kristiani ahli peneliti sejarah dan ahli Matematika dari Amerika serikat “Michael H. Hart” telah menerbitkan buku : “The Top Hundred or Greatest Hundred in History” (seratus orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah). Dalam buku ini dia menyebutkan 100 tokoh berpengaruh secara berurutan yang dilihat dari beberapa alasan dan juga dilihat dari simpatisan para pengikutnya.
    · Yang lebih mencengangkan, dia menempatkan Nabi Muhammad SAW di urutan pertama dari 100 orang tersebut. Dan disertai dengan alasan yang masuk akal.
    · Meskipun ada 2 milyar lebih orang Kristen di dunia, Mr. Hart memisahkan penilaian yang berbeda terhadap Yesus dan Paulus. Dia meletakkan Paulus di urutan kedua, sedangkan Yesus di urutan ketiga. Artinya para ilmuanpun menyadari bahwa pencipta agama Kristen adalah Paulus. Hal ini senada dengan penjelasan di atas bahwa Paulus dan pengikutnya, adalah penyembah kisah “Penyaliban dan Kebangkitan.” (lihat no 12 dan lihat BAB 4).

    17. Sebuah Penelitian II (bangkit hidup kembali atau bangkit sadar kembali ???) :
    · Seorang anak perempuan yang telah divonis meninggal selama 4 hari, menceritakan bagaimana dia bisa hidup kembali (Daily News 15/11/55).
    · Seorang laki-laki meninggal selama 2 jam hidup kembali dan mencengangkan para dokter yang merawatnya (Sunday Tribune 27/03/60).
    · Selama 4 menit, jantungnya berhenti, lalu hidup kembali (Sunday Express 23/07/61).
    · Dia tidak tahu bahwa dirinya telah mati selama 90 detik ( Cape Argus 16/03/61).
    · Dr. Hitge telah kembali dari kematiannya ( Cape Argus 04/05/61).
    · Seorang anak muda kabur ketika sedang dikuburkan (Sunday Tribune 13/05/62).
    · Setelah divonis meninggal selama 2 hari, hidup kembali (Post 25/07/65).
    · Mayat berkedip dan hidup kembali saat akan dimakamkan (Daily News 25/07/75).
    · Toddler hidup kembali dari kematiannya ( Natal Mercury 05/12/82).
    · Para dokter transplantasi ragu apakah dia hidup atau mati? (Sunday Tribune 17/07/83).
    · Divonis meningal karena terlalu banyak minuman keras (Daily News 03/01/84).
    · Jika mereka membentuk sebuah perkumpulan manusia yang pernah mati, tentunya Yesus sebagai anggota senior mereka (sedikit menggelikan J).

    18. Alkitab menyatakan bahwa manusia merasakan MATI HANYA SEKALI SAJA :
    · Yesus dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak akan mati sampai dirinya diturunkan di akhir zaman nanti : “Aku AKAN PERGI kepada Dia yang telah mengutus aku” (Yoh 7:33). Kemudian ketika dianggap mati Yesus membantah : “Aku BELUM PERGI ke Bapa” (Yoh 20:17). Kemudian pas waktunya tiba “Yesus TERANGKAT ke sorga” (Mark 16:19). Dan di akhir zaman nanti Yesus akan kembali diturunkan untuk mengutuk orang-orang Kristen yang menyembah/menuhankan Yesus (Mat 7:22-23) dan kemudian setelah itu Yesus AKAN DIMATIKAN oleh Allah, karena semua hamba Allah termasuk Yesus (Mat 12:17-19 & Kis 4:30) dan para nabi-nabi terdahulu semuanya adalah manusia yang harus merasakan kematian (Ibrani 9:27). Dan kemudian di hari kiamat yaitu hari pengadilan, semua anak manusia termasuk Yesus (Mat 8:20) dan para nabi lainnya (Luk 3:38) akan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya di hadapan Allah Yang Maha Adil (Mat 12:36-37 – Yeh 18:20-21 & 30).
    · Jadi jika manusia hanya mati sekali saja (Luk 20:36 & Ibrani 9:27), apakah orang-orang yang sudah merasakan mati seperti di atas (lihat nomor 15) tidak akan mati lagi ??? kemudian mereka terangkat ke sorga seperti Yesus ??? Biarkanlah penyembah kebangkitan yang menjawabnya!!!.
    · Diangkatnya Yesus ke sorga, bukanlah peristiwa luar biasa bagi Allah, karena Allah juga pernah mengangkat Henokh ke sorga, sampai detik ini belum turun (Kej 5:24). Dan Nabi Muhammad juga pernah diangkat ke sorga ketika Isra Mi’raj (dikutip dari Hadits Sohih).

    19. Yesus berkata bahwa mu’jizatnya sama dengan mu’jizat Yunus (Mat 12:39) :
    · 3 HARI Yesus di perut bumi (Luk 24:7) = 3 HARI Yunus di perut ikan (Yun 1:17).
    · Yesus TIDAK MATI (Luk 24:4-5) = Yunus TIDAK MATI (Yun 1:17).
    · Yesus KELUAR dari perut bumi (Yoh 20:14) = Yunus KELUAR dari ikan (Yun 2:10).
    · Yesus KEMBALI ke umatnya (Luk 24:17) = Yunus KEMBALI ke umatnya (Yun 3:2).
    20. Arti dan maksud kalimat “PENEBUSAN” :
    · Ismael (menurut Islam) atau Ishak (menurut Yahudi) dengan suka rela MENYERAHKAN nyawanya sebagai PENEBUS/PENGANTI korban bakaran ayahnya (Kej 22:9).
    · Seekor domba DISERAHKAN nyawanya oleh malaikat sebagai PENEBUS/ PENGGANTI korban bakaran anak tungal Abraham (Kej 22:13)
    · Musa yang masih bayi TERSERAHKAN nyawanya kepada raja Firaun untuk MENEBUS/MENYELAMATKAN orang-orang Israel (Kel 2:1-10).
    · Yunus dengan rela dan ikhlas MENYERAHKAN nyawanya untuk diceburkan ke laut untuk MENEBUS/MENYELAMATKAN para awak kapal (Yun 1:12).
    · Allah (Tuhan semesta) MENGACUNGKAN tangan-Nya untuk MENEBUS/ MEMBEBASKAN Bani Israel dari hukuman perbudakan di Mesir (Kel 6:5).
    · Allah (Tuhan semesta) MENCURAHKAN janji-Nya untuk MENEBUS/ MEMBEBASKAN Bani Israel dari hukuman perbudakan di Mesir (UL 7:8).
    · Seseorang boleh MENEBUS/MENANGGUNG hutang keluarganya (Im 25:25 & Rut 3:9).
    · Boleh MENEBUS/MEMBEBASKAN keluarganya dari perbudakan (Im 25:47-55).
    · Begitu juga Yesus MENYERAHKAN nyawanya untuk MENEBUS/ MENYELAMATKAN (Mark 10:45) pengikutnya yang mentaati perintah Allah (Mat 19:16-17) dari rencana pembunuhan orang-orang jahat (Mat 26:52). Lihat nomor 11 & 14.

    21. Para tokoh yang berperan dalam gosip kebangkitan :
    · Tokoh utama : Yesus putra Maria (Mat 1:24-25) lahirkan ajaib (Luk 1:31-35) sebagai Rasul Allah (Yoh 11:42) dengan tugas menyelamatkan dosa-dosa (Mat 1:21) Bani Israel (Mat 15:24-26) dengan mengajarkan Injil (Luk 4:43) ajaran Allah (Yoh:716) supaya Bani Israel taat kepada hukum Taurat (Mat 5:20 & Yoh 9:4) sehingga mereka dapat masuk ke dalam kerajaan sorga Allah (Mat 5:19) maka setelah tugasnya selesai (Yoh 19:30) Yesus diangkat ke sorga (Mark 16:19) dengan kehendak dan kuasa Allah (Yoh 8:42).
    · Orang tua Yesus : ibu kandung yang melahirkannya adalah : Maria/Maryam (Luk 1:27) puteri Imron (menurut Al-Qur’an). Sedangkan ayah angkatnya adalah : Yusuf keturunan Daud (Luk 1:27) yang juga sebagai suami Maria (Mat 1:24).
    · Sebelas murid pilihan Yesus : Simon (Petrus) dan Andreas saudaranya, Yakobus (anak Zebedeus) dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius (pejabat cukai), Yakobus (anak Alfeus) dan Tadeus, Simon (orang Zelot) à Mat 10:2.
    · Delapan pengikut Yesus yang terlupakan : Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus (Yoh 19:38-39), Maria ibu kandung Yesus, Maria isteri Klopas dan Maria Magdalena (Yoh 19:25), Yoses dan Salome (Mark 15:40), dan ibu anak Zebedeus (Mat 27:56).
    · Para pembela Yesus : Pilatus ; hakim Kaisar Romawi (Luk 23:4) – Herodes ; penguasa negri Yudea (Luk 23:11 & 14-15) – dan isteri Pilatus (Mat 27:19).
    · Orang-orang yang memusuhi Yesus : imam-imam Yahudi dan orang Farisi (Yoh 11:47) – para tua-tua Yahudi (Mat 27:20) – Kayafas ; seorang Imam Besar (Yoh 11:49) – Yudas Iskariot seorang murid Yesus yang berkhianat (Mat 26:15) – Dan masyarakat (Mat 27:25).
    · Para penjahat : Yesus Barabas seorang teroris yang dibebaskan (Mat 27:16) – Dan dua penyamun yang ikut disalib (Mark 15:27), namun salah satunya bertobat (Luk 23:40-42).
    · Orang-orang misterius yang berada di dalam kubur : satu orang berjubah putih (Mark 16:5) – Dan dua orang berpakaian yang menyilaukan (Luk 24:4-5).

    selamat meneliti..
    wassalamualaikum…..

  6. zhou Han said,

    Wahai Nabiku Yesus AS (Isa) yang dimuliakan Allah, nabi palsu yang engkau nubuatkan telah muncul berselang tidak lama setelah mangkat/naiknya engkau ke langit, dialah Paulus tentara Dajjal, dia dengan buasnya menghapus seluruh ajaranmu seperti yang tertulis (Mat 7:15). Tapi kami umat Islam telah setia mengikuti ajaranmu sampai dunia berakhir sebagaimana tertulis (Mat 5:18) dan sampai kamu diturunkan kembali oleh Allah ke muka bumi untuk menyelamatkan orang-orang dari kesesatan yang mengikuti tentara-tentara Iblis, yaitu tentara Dajjal rajanya anti kris yang merubah hukum Allah. Sebagaimana yang Nabi Yesus katakan, bahwa hukum Allah yaitu hukum Tuhan kita tidak dapat dihapus setitikpun oleh siapapun (Mat 5:17-20). Dan Nabi Muhammad sebagai batu penjuru (nabi terakhir) yang engkau sebutkan (Mat 21:42), dia telah mengingatkan kami tentang turunnya kamu nanti, dia telah mengingatkan kami juga tentang sesatnya tentara Dajjal/anti kris. Dan sebagaimana kita ketahui wahai Nabi Yesus, mereka melihat tapi mereka tidak mau melihat, mereka mendengar tapi tidak mau mendengar (Mark 4:12), mereka merubah hukum Allah sehingga mereka tidak sadar ketika mereka teriak-teriak maling, padahal mereka sendirilah yang maling – mereka teriak-teriak anti kris, padahal mereka sendirilah yang anti kris, yakni anti menjalankan ajaranmu wahai Nabi Yesus.
    Maka ketika nanti anti kris sesungguhnya (Dajjal) yaitu raja mereka telah keluar dari bangsa Israel (bangsa penghardik para nabi) mereka akan bingung ketika kamu wahai Nabi Yesus menolak mereka, dan kamu akan berpaling muka dari mereka karena kesesatan mereka, sebagaimana sabdamu yang telah aku baca (Mat 7:21-23), bahwa kamu menolak mereka karena mereka menganggap kamu Tuhan (2Kor 1:3), dan kamu menolak mereka nanti karena mereka tidak menjalankan hukum Allah yang kamu bawa (Luk 4:43 & Mat 5:17-20), merekalah anti kris yang telah menghapus hukum-hukum Allah (Roma 7:6 & 8:1). Maka kami umat Islam setia dengan ajaranmu wahai Nabi Yesus, sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad. Kami akan siap menyambut kamu untuk membunuh Dajjal/anti kris dan bala tentaranya itu.
    Wahai Nabi Yesus, lihatlah pengikut-pengikut setia kamu (Muslimin) di tanah Palestina/Yerusalem, mereka sedang dikepung oleh tentara zionis Israel dan sekutunya, rumah-rumah mereka diratakan menjadi tanah, sehingga mereka mengungsi, namun tempat mengungsipun juga diratakan dengan tanah. Di berita-berita yang aku dengar, sesuai dengan nubuatmu dari Allah (Luk 21:20-24), bahwa ibu-ibu kami di sana , dan adik-adik kami di sana satu persatu dibantai oleh mereka, wahai Nabi Yesus. Namun mereka yang ngaku-ngaku sebagai pengikutmu padahal mereka orang degil (Kristen) dari penjuru dunia justru membantu tentara-tentara itu untuk membantai kami yang setia dengan ajaran Allah yang kamu bawa dan yang telah disempurnakan oleh Nabi Muhammad SAW sebagaimana nubuatmu wahai Nabi Yesus (Yoh 14:26 & Yoh 16:12).
    Sekali lagi aku berkata kepadamu wahai Nabi Yesus, sungguh nubuat yang kamu ucapkan (Luk 21:20-24) saat ini sedang terjadi. Bahkan bukan hanya itu wahai Nabi Yesus, mereka bersekutu dan berbondong-bondong mendatangi dan membantai kami di Bosnia, di Checnya, di Kasmir, di Thailand, di Filipina, di Somalia, di Libanon, di Afghanistan, di Iraq, di Sampit, di Poso, di Maluku. Dan juga sebelumnya pada perang dunia kedua, mereka dengan ganasnya menjajah dan menghabisi negri-negri kami. Namun wahai Nabi Yesus, walaupun sudah milyaran umat Islam terbantai tidak ada satupun pelaku dari mereka yang mendapat hukuman di Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Akan tetapi ketika di antara saudara-saudara kami menuntut keadilan karena ibu-ibu kami dan anak-anak kami mereke sembelih, justru kami yang dituduh sebagai teroris. Dan ketika kami akan menegakkan hukum Allah yaitu hukum para nabi-nabi yang kamu bawa dan yang Nabi Muhammad bawa, justru kami disebut sebagai militan dan radikal yang berbahaya.
    Tapi ketika mereka menjajah kami dan membantai kami, mereka berdalih menjaga keamanan dunia. Dan jika mereka mabuk-mabukkan, berjudi dan pergaulan bebas, mereka sebut perbuatan mereka itu adalah menjunjung tinggi demokrasi dan kebebasan hak asasi manusia. Wahai Nabi Yesus yang Allah muliakan, sebagaimana Firman Allah Tuhan kita dalam Al-Qur’an : “Engkau diturunkan oleh Allah nanti untuk mematahkan kayu-kayu salib, membunuh babi-babi dan membunuh Dajjal/anti kris.” Dan sebagaimana yang engkau ucapkan (Mat 7:21-23) : “Bahwa Engkau diturunkan oleh Allah nanti untuk menolak mereka yang menyebut kamu Tuhan, dan engkau mengacuhkan mereka.” Wahai Nabi Yesus, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW kepada kami, bahwa jumlah kami banyak tapi kami tidak mampu menghadapi pesawat-pesawat tempur dan nuklir-nuklir mereka, dan kami tetap akan menunggu sampai genap janji Allah dengan diturunkannya kamu nanti untuk mengalahkan mereka, sebagaimana tertulis dalam kitab para nabi terdahulu.
    Kami yakin diturunkannya kamu nanti wahai Nabi Yesus adalah untuk mengalahkan mereka. Karena merekalah tentara-tentara Dajjal/anti kris yang sesungguhnya, mereka haus dan hoby meminum darah (membantai) manusia. Merekalah yang berteriak maling, padahal merekalah yang maling. Merekalah yang berteriak anti kris anti kris, padahal merekalah yang anti kris yang dengan buasnya menghapus hukum Allah. Mereka sebut kami teroris, padahal merekalah yang telah membantai jutaan saudara kami. Mereka menuduh kami orang hina, padahal merekalah yang hidup hina tanpa hukum Allah. Benarlah apa yang difirmankan Allah kepada kami melalui Nabi Muhammad SAW : “Bahwa sebelum raja mereka (Dajjal) datang, mereka sudah lebih buas”. (Hadis Sohih). Dan benarlah yang difirmankan Allah melalui engkau wahai Nabi Yesus : “Sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.” (Mat 7:15). Dan benarlah apa yang diratapi Nabi Musa : “Bahwa kedegilan mereka sudah nampak sejak dulu.” (UL 31:27). Dan benarlah apa yang dicaci Nabi Yeremia : “Bahwa mereka sudah tidak punya kebijaksanaan hati nurani lagi.” (Yer 8:8-9).

    • Chiz said,

      memang mengenal Tuhan yang sesungguhnya harus diperlukan Iman dan Roh Kudus,,,,iman adalah dasar dari sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari sesuatu yang tidak kita lihat ..Ibrani 11:1

      Roh Kudus adalah penolong dan penghibur yang menyertai kita dalam mengartikan Firman Tuhan dan penyembahan kepada Tuhan,,,

      Allah adalah Kudus,,,hendaklah kita juga kudus dan sembahlah DIA dalam Roh dan kebenaran,,,,,bukan sekedar kata2

  7. vian said,

    “Tuhan kita adalah Allah yang tidak mungkin beranak seperti yang anda klaim selama ini” maaf anda menggunakan logika manusia untuk pernyataan ini tidak seperti halnya anda .menyatakan ini “KesucianNya tidak mungkin kamu mampu untuk mendalaminya sebagai mana Luasnya KekuasaanNya”. “Allah adalah Zat Yang Maha Suci” sekira saya tahu tidak ada “Zat maha suci” dalam alkitab, jadi statemen ini hanya sepihak saja saya kira.

  8. supraptotoerseno said,

    ya tuh kekuasaan Tuhan kok di campur2

  9. givethanks said,

    emang masalah kepercayaan kami apa sih mas filar? :D ..

    GBU .. :) ..
    Salut untuk bang admin, terus bekerja di ladang Tuhan bro.. :)

    • givethanks said,

      bagaimana anda tahu dia hanya manusia biasa? :)

  10. givethanks said,

    Ya, silakan menurut anda manusia biasa,. Kami tidak memaksa anda untuk mempercayaiNya sebagai Tuhan. :)

    Dinubuatkan sebelum kehadiranNya, melakukan berbagai mukjizat, bangkit dari antara orang mati, hingga menebus dosa kami. :)

    Karena hanya Dialah jalan kebenaran dan hidup, tak ada yang lain,. :)

    GBU

  11. Chiz said,

    bung eddyharry…santai bro,,,bung Filar biru memang belum dapat jamahan Roh Kudus,,,kita doakan saja,,,biar ada “bara api” di kepalanya =)

    kasih,,,Kasih,,,dan Kasih,,,=D Jbu

  12. Hendri said,

    shalom….

    kunjungin sharing sharing saya tentang Tuhan Yesus. Saling menguatkan dan saling memberkati di http://www.sharinghidup.blogspot.com

    Yesus memberkati

  13. noel20 said,

    dear all,
    aku g mengomentari artikel ini karena aku adalah pengikut kristus bagaimanpun jg.
    aku ingin mengomentari org2 yg sudah berkomentar di sini dgn dasar berbeda (bukan dari qur’an bukan dari alkitab). tolong mas mbak, jadilah bangsa indonesia yg bener2 indonesia, karena perdebatan ini sudah tidak sesuai dgn dasar negara kita yaitu PANCASILA. biarlah yg kalian anggap bener ya biar bener dan yg kalian anggap salah biarlah salah dan hargailah pendapat keyakinan saudara kita masing2, jgn sedikitpun ada cemoohan atau apapun itu yg berusaha menjatuhkan keyakinan orang lain yg mana kalian jg harus mengingat apa artinya bhinneka tunggal ika. contoh: yang muslim berkata kristen kafir / nyembah manusia / salib / Tuhan yg sebenernya manusia biasa , dan eh.. yg kristen jg ikutan berkata yg islam nyembah batu item / muhamad / nabinya mengawini anak ingusan / imam mahdi. walaupun kalian berdalih mengingatkan, tapi lihatlah keberadaan bangsa kita! hasil karya pencemoohan kalian! pernahkah kalian membayangkan sedikit saja bangsa indonesia yg subur, aman, makmur, damai dan sentosa. kenapa kalian mau mempelajari kitab suci anda sendiri dan bahkan mempelajari kitab orang lain hanya untuk mencari2 dasar cemoohan dan pembenarkan diri sendiri TAPI ga pernah mau mempelajari dasar2 negara kita Indonesia yakni UUD’45, Pancasila, dll …… apakah di kitab kalian diajarkan utk tidak mempercayai dasar negara kita tsb?? saya juga percaya bahwa kitab kalian menjunjung tinggi makna perdamaian dan kasih sayang.
    sungguh menyayat hati ketika melihat rakyat indonesia sudah tidak SATU lagi .. apalagi perihal SARA. ( lihat http://insearching.tripod.com/sara.html )
    aku sayang sama kalian semua saudaraku seIndonesia.

    buat mas PENUAI, tolong komentari kalau anda memang bener2 peduli sama negara ini.

    semoga saja komentarku ini bisa dicerna dan tidak semata2 terbawa emosi, karena negara kita ini berdemokrasi yg jg menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan smoga kata2ku ini tidak berlebihan dan melukai perasaan kalian.

    majulah terus Indonesiaku.

Comments are closed.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: