Konseling Dunia Roh

Pak Daud, apakah Yesus pada waktu mudaNya pergi ke Tibet untuk belajar reiki dan tenaga dalam ? Teman saya berargumen bahwa di alkitab tidak tercatat Yesus ada di Yahudi.

Jawab :

Begini saja, kalau Yesus pada waktu mudaNya ke Tibet, Ia akan mengajarkan yoga dan meditasi. Bukannya doa “Bapa Kami.”

Di Alkitab tercatat kok, hanya tidak secara jelas, karena sebenarnya sudah terlalu jelas. Sesuai dengan kebudayaan dan tradisi Yahudi yang normal, Yesus pada waktu muda, bersekolah di sekolah yang mempelajari Taurat dan belajar bertukang kayu pada Yusuf. Kalau Alkitab mencatat Yesus dari kecil, itu Alkitab bisa seberapa tebal, saudara ? Bawa ke gereja perlu pake troli mungkin, saking tebalnya.

Ingat, Yesus tampil di depan masyarakat bukan sebagai dukun. Kalau Ia mau tampil sebagai dukun, waktu kecil saja langsung buka praktek seperti saya. Pasti langsung ramai oleh pelanggan. Predikat Yesus bukan dukun cilik. Yesus bukan tampil sebagai orang sakti. Yesus tampil sebagai Guru atau pengajar agama, title yang berhak masuk Sinagoge. Itu berarti syaratnyapun harus dianggap cukup menurut perhitungan mereka. Syaratnya adalah lulusan dari sekolah Taurat, bukan lulusan toko obat.

Sekarang bayangkan saja, kalau sembarang orang bisa masuk Sinagoge, rumah ibadah orang Yahudi, bisa-bisa orang yahudi sekarang belajar kungfu dong. Sebab kalau Yesus dari Tibet dan sekitarnya, mungkin Ia selain belajar tenaga dalam juga belajar kungfu sekalian.

Dikutip dari buku :
BUKU PINTAR KONSELING DUNIA ROH
Oleh : Daud Tony
Penerbit : Bethlehem Publisher