Konseling Dunia Roh

Pak Daud, buku RAHASIA KESEMBUHAN ILAHI pernah dibaca ayah saya. Ia mengatakan buku itu tidak benar. Lalu saya dilarang mebaca buku-buku itu lagi. Ibu saya setuju dengan hal itu. Sekarang saya tidak boleh ke gereja lagi. Padahal saya mendapat panggilan untuk menjadi saksi Allah.

Kata ayah saya, “semua pendeta itu orang kaya, hanya berbicara saja mendapatkan perpuluhan.” Dan hal-hal yang sangat menyakitkan hati saya. Sekarang saya terus memberitakan Injil dan bersaksi. Secara dunia hidup saya sangat bahagia dan cukup. Tetapi saya tidak bahagia karena tidak bisa ke gereja dan memuji namaNya. Saya sangat ingin dibaptis, tapi saya rasa itu sudah sangat mustahil.

Ayah saya juga mengatakan bahwa semua yang dikatakan Pak Daud tentang Yesus berbicara kepada Pak Daud itu salah, dan Yesus tidak pernah menciptakan langit dan bumi karena Yesus hanyalah seorang nabi. Tetapi saya sudah menemukan kebenaran tentang kesaksian Pak Daud. Mohon Pak Daud jangan tersinggung. Ibu saya juga mengatakn bahwa yang berbicara kepada Pak Daud bukan Yesus tetapi roh lain. Saya tidak bisa bertindak apa-apa selain diam. Saya takut kalau saya melanjutkan pembicaraan terjadi perpecahan. Keadaanku sekarang dipenuhi dengan rasa bingung, rindu ke gereja, takut.

Jawab :

Kita harus menghormati pendapat orang lain, apalagi orang tua. Saya menghormati pendapat orang tua anda dan tida sakit hati. Siapakah saya? Tuhan  Yesus saja tidak sakit hati dikata-katai. Masih mending dikatakan nabi. Yesus pernah dituding nabi palsu, anak tukang kayu, penghujat Allah, orang sesat, atau mungkin orang gila.

Tapi itulah bedanya Tuhan kita. Ia adalah Tuhan yang mengampuni orang yang menyalibkanNya, karena Ia tahu mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Yesus tahu, bahwa orang yang memusuhiNya itu dikuasai oleh iblis.

Dalam memberitakan Injil sebagai penginjil api ada syaratanya. Salah satunya tidak usah berdebat, membela kebenaran, apalagi bertengkar. Dan sama sekali tidak boleh berklelahi atau berperang. Biar Tuhan sendiri yang membela, meneguhkan, dan membuktikan FirmanNya. Tugas kitas hanya menyampaikannya. Selesai.

Yang penting, bacalah dan jadilah pelaku Firman. Pasti pada saatnya nanti, Tuhan Yesus akan menolong anda untuk menyelamatkan sekeluarga dari kegelapan, seperti yang telah Tuhan lakukan terhadap saya. Renungkanlah ayat ini dan minta Tuhan membuat ini terjadi di keluarga anda. Kisah Para Rasul 16 : 1. “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Salam hormat untuk keluarga anda.