KUASA KESELAMATAN

KUASA KESELAMATAN

Mengapa buku ini dimulai dengan tema keselamatan? Bukankah kita sedang bicara tentang menjadi penginjil api? Karena saya mengalami dalam pelayanan bersama tim Dunia Roh Ministry lainnya, alah satu area peperangan rohani saat ini adalah dibidang keselamatan. Iblis berusaha membuat orang-orang meragukan berita kepastian keselamatan in, sehingga menjadi kopromi dengan kuasa kegelapan dalam usaha menyelamatkan. Entah menyelamatkan msaa depannya, menyelamatkan bisnisnya, menyelamatkan kariernya, atau menyelamatkan dirinya. Iblis berusaha menyesatkan paradigma atau pandangan kita terhadap Injil. Kuasa Injil berusaha direndahkan derajatnya menjadi seperti agama saja.

Saya beritahu sesuatu, Saudara. Berita Injil tanpa adanya kuasa keselamatan, tidak aakn membuat saya meninggalkan praktek kebatinan saya. Apa bedanya agama dengan kebatinan yang saya anut? Demikian pikiran saya. Hanya sekumpulan peraturan-peraturan sacral yang tidak punya kuasa sama sekali untuk menghapus dosa manusia atau menyelamatkan manusia ke surga. Kebatinan juga begitu. Untuk apa saya bertobat meninggalkan semua yang sudah saya pelajari dengan susah payah hanya bagi sesuatu hal yang sama?

Tapi injil tidak sama dengan agama. Sedangkan iblis berusaha membuat kita melihat injil sama seperti agama yang hanya bisa memberikan hukum Taurat dan peraturan agamawi yang membuat manusia seolah-olah suci dihadapan dunia padahal menjadikan dirinya munafik. Saya dulu juga merasa diri saya suci karena memenuhi semua syarat-syarat kebatinan. Saya menjadi sombong dan munafik dan merasa orang-orang lain tidak sekudus dan tidak memiliki pewahyuan (wangsit) seperti yang saya miliki. Bahkan saya merasa diri saya yang paling baik karena tidak pernah berbuat jahat atau membunuh orang. Padahal mengerjai orang setengah mati sering juga, Saudara.

Tapi bukan hanya kita yang menjadi korban penipuan iblis ini. Dari masa ke masa, iblis berusaha membuat injil sama seperti agama yang hanya bisa mencari pengikut yang fanatic yang akhirnya mengakibatkan timbulnay perang yang mengatas namak agama. Misalnya, pada tahun 313-392 M, iblis pernah membuat kuasa injil berubah menjadi hukum agama yang mati, sewaktu kerajaan Romawi memaksakan rakyatnya memeluk agama. Yang tidak mau, akan dieksekusi.

Apakah praktek pemaksaan agama ini masih berlaku? Masih. Saudara  kurang lebih sama seperti yang dilakukan beberapa Negara teokratis-negara yang diatur berdasarkan hukum agama- yang menggunakan hukum agama tertentu sebagai pengatur masyarakat. Ini jelas tidak bisa dibenarkan, sebab soal keTuhanan adalah soal kepercayaan hati yang tidak bisa dipaksakan kepada masyarakat yang heterogen. Agama adalah salah satu hak asasi yang paling mendasar yang dimiliki seorang manusia.

Belajar dari pengalaman pahit dimasa lalu, para pengikut kristus diseluruh dunia telah memerangi tipu muslihat iblis yang berupaya menurunkan derajat injil dari Kuasa Allah menjadi sekedar penyebaran agama saja. Suatu peperangan rohani yang akan kita hadapi juga. Ingat, kita bukan berperang melawan sesama manusia tetapi melawan iblis. Jadi jangan pernah menerima tuduhan, bahwa pengikut Kristus mengajarkan kekerasan. Tindakan kekerasan bukan ajaran pengikut Tuhan tetapi pengikut setan.

INJIL BUKANLAH SOAL MEMELUK SUATU AGAMA

Injil bukanlah soal memeluk agama saja. Injil adalah soal iman dalam hati seseorang. Pengijilan bukanlah soal penyebarqan agama mencari pengikut, melainkan pemberitaan kabar baik kepada seluruh dunia. Injil bukanlah menyiarkan agama yang berusaha menunjukkan jalan kepada manusia ke surga. Karena Tuhan tahu, apa yang bisa dilakukan manusia yang terbatas kemampuannya untuk ke surga? Ke dunia roh saja tidak semua orang bisa, kok mau memikirkan berusaha ke surga?

Iklan

10 thoughts on “KUASA KESELAMATAN

  1. galih permana putra berkata:

    siapa sih iblis yang anda bicarakan? darimana anda tahu yang mana yangiblis dan yang mana yang tidak? & apa itu dunia roh? berdasarkan tulisan yang anda tulis berarti anda pernah kesana? mohon diberi bukti yang jelas, karena saya lebih dapat memahami sesuatu dengan memakai logika.

    • penuai berkata:

      Terimakasih Galih atas komentarnya, dari pertanyaan Mas Galih saya simpulkan bahwa galih tidak membaca artikel tersebut secara lengkap…karena pada akhir artikel saya menyertakan sumber artikel. Artikel tersebut berasal dari Buku dengan Judul Menjadi Penginjil Api, karangan Bapak Daud Tony, Penerbit Bethlehem Publisher.

      Bapak Daud Tony adalah mantan Dukun Besar yang telah bertobat menjadi Pengikut Kristus dan membeberkan berbagai rahasia pekerjaan iblis untuk menyelamatkan banyak jiwa yang tertipu oleh pekerjaan iblis. Saat ini beliau menjadi Penginjil dan menulis banyak buku yang mengupas tuntas berbagai hal Dunia Roh.

      Saya bisa menjelaskan kepada galih apa itu Dunia Roh dan siapa itu iblis…tapi hal tersebut akan sangat panjang bila saya jelaskan lewat balsan komen ini…..sebab hal-hal tersebut memerlukan pembahasan tersendiri, kalau Galih tertarik, Galih bisa mendapatkan buku-buku hasil karya Bapak Daud Tony, karangan Bethlehem Publisher di toko-toko buku Kristen, bahkan di Toko Buku Gramedia juga buku Bapak Daud Tony sudah tersedia…..di dalam buku-bukunya jelas sekali diapaparkan apa itu Dunia Roh, apa itu santet, jimat, pelet, siapa iblis, cara kerja iblis, cara kerja dukun, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan dunia gaib.

      Saat ini saya juga sedang berusaha menulis ulang berbagai buku Pak Daud Tony dalam bentuk e-book supaya lebih mudah memberikan pembahasan lewat Internet, namun masih dalam tahap proses pengetikan….jadi, untuk saat ini kalau Galih tertarik ingin tahu lebih jauh, boleh datang jalan-jalan ke Gramedia dan membaca-baca buku Bapak Daud Tony disana.

      Semoga sedikit keterangan dari saya dapat membantu Mas Galih. Terimakasih

  2. kabariberita berkata:

    Apakah praktek pemaksaan agama ini masih berlaku?

    (Mas coba main ke Depok, Majalengka, Sukabumi, Pinggiran Indramayu banyak para missionaris dari agama anda yang mengajak umat lain untuk masik ke Agama Anda Bukankah ini termasuk pelanggaran/Pemaksaan agama kepada orang sudah beragama..dalih macam apa yang anda akan kemukakan)

    Saudara kurang lebih sama seperti yang dilakukan beberapa Negara teokratis-negara yang diatur berdasarkan hukum agama- yang menggunakan hukum agama tertentu sebagai pengatur masyarakat. Ini jelas tidak bisa dibenarkan, sebab soal keTuhanan adalah soal kepercayaan hati yang tidak bisa dipaksakan kepada masyarakat yang heterogen. Agama adalah salah satu hak asasi yang paling mendasar yang dimiliki seorang manusia.

    Kenapa Islam bisa menjadi sebagai dasar Negara karena dalam Kitab Al-Quran sendiri mengatur bagaimana menata negara dengan baik aturan main sudah tergambar disana…itulah kenapa Islam disebut Rahmatan lil Alamin….

    masalahnya di kitab Injil “sekarang” tidak ada satupun ayat atau pasal yang mengatur tentang tata negara padahal jika anda mau jujur Injil “dulu” telah disempurnakan dengan Al-Quran yang telah lengkap termasuk dalam masalah ke tata negaraan

    Injil bukanlah soal memeluk agama saja. Injil adalah soal iman dalam hati seseorang. Pengijilan bukanlah soal penyebarqan agama mencari pengikut, melainkan pemberitaan kabar baik kepada seluruh dunia. Injil bukanlah menyiarkan agama yang berusaha menunjukkan jalan kepada manusia ke surga. Karena Tuhan tahu, apa yang bisa dilakukan manusia yang terbatas kemampuannya untuk ke surga? Ke dunia roh saja tidak semua orang bisa, kok mau memikirkan berusaha ke surga?

    Mas mungkin ada baiknya baca dulu Alkitab anda tentang Yesus bukans ebagai Tuhan tapi sebagai utusan Tuha, simak di :

    1. Markus : 9:37
    2. Yohanes : 4:18, 5:19, 24:30, 8:16,18,26, 9:4, 10:36, 14:42, 12:45, 13:20, 30, 16:5, 177:3,8,21,23,25,7:29,33
    3. Kisah Rasul : 3:22
    4. I Yohanes : 4:9

    Inilah inti dari sebuah ajaran jika Nabi Pembawa Risalah dikatakan Tuhan, Tuhan yang mana yang musti kita sembah…Bapak ?..Roh Kudu ?..Bunda?..atau anak Tuhan ?…..

    jika Tuhan Sang Pencipta dikerdilkan dan umat-Nya memuja Anak Tuhan…Tuhan macam apa yang mas maksudkan..kasihan banget Tuhan Bapak bisa kalah banyak pemuja…..

    Mohon maaf atas komentar saya ini, saya plaing tidak suka menulis ini tapi gatel jika ada tulisan seperti tulisan anda diatas

    • penuai berkata:

      Hohoho…..terimakasih kabariberita atas komentarnya.

      Pemaksaan Agama Kristen ????, apa tanda-tanda seorang menjadi Kristen ????

      Dibaptis dengan air ???, gampang, tinggal diusap pake handuk tunggu sebentar dah kering…tidak berbekas.
      Surat Baptis ???, gampang, tinggal ambil korek api, bakar..atau buang ke tong sampah….tidak berbekas.
      Diberi Alkitab ???, gampang, tinggal buang ke tong sampah…selesai.

      Bandingkan dengan agama Yahudi juga Islam, kalau kita mencurigai seseorang telah menganut agama tersebut caranya gampang….tinggal buka aja celananya…Selesai. Dia tidak akan bisa mangkir lagi telah pindah agama.

      Kalau ada seseorang yang merasa dirinya dipaksa menjadi Kristen, dia dapat dengan seketika itu juga menyangkal kepercayaannya itu..karena memang tidak ada tanda-tanda fisik yang mengikat seseorang untuk menjadi pengikut Kristus.
      Injil bukanlah soal memeluk agama saja. Injil adalah soal iman dalam hati seseorang. Pengijilan bukanlah soal penyebarqan agama mencari pengikut, melainkan pemberitaan kabar baik kepada seluruh dunia. Injil bukanlah menyiarkan agama yang berusaha menunjukkan jalan kepada manusia ke surga. Karena Tuhan tahu, apa yang bisa dilakukan manusia yang terbatas kemampuannya untuk ke surga

      Kenapa Islam bisa menjadi sebagai dasar Negara karena dalam Kitab Al-Quran sendiri mengatur bagaimana menata negara dengan baik aturan main sudah tergambar disana…itulah kenapa Islam disebut Rahmatan lil Alamin….

      Ajaran di kitab saudara merupakan pengembangan dari Tauratnya Musa (perjanjian lama), aturan main yang saudara sebutkan itu merupakan perkembangan dari Taurat Musa, ajaran seperti kiblat, membersihkan diri sebelum beribadah, penutup aurat dll, merupakan tradisi Yahudi silahkan anda cek sendiri.

      masalahnya di kitab Injil “sekarang” tidak ada satupun ayat atau pasal yang mengatur tentang tata negara padahal jika anda mau jujur Injil “dulu” telah disempurnakan dengan Al-Quran yang telah lengkap termasuk dalam masalah ke tata negaraan

      Betul sekali, sebab Injil merupakan kabar gembira tentang Kerajaan Sorga, bahwa manusia sudah ditebus dari dosa, sudah diselamatkan. Kampung halaman manusia adalah di Surga bukan di dunia. Injil mengajarkan tentang Kerajaan Surga bukan Kerajaan Dunia jadi tidak perlu membahas tata negara.

      Injil “sekarang” ????, Injil “dulu” ????, “disempurnakan” ??? Siapa saksinya Injil yang “dulu” itu telah disempurnakan ????
      Injil dari dulu sampai hari ini tetap sama, hanya Muhammad yang mengatakan bahwa Injil telah berubah…..

      Kekristenan tidak pernah mengajarkan bahwa Tuhan itu ada 3 (tiga), anda tidak mengenal Yesus Kristus…itulah sebabnya anda tidak akan pernah mengenal Bapa dan Roh Kudus. Sebab Yesus, Bapa dan Roh Kudus adalah satu…hal ini hanya akan bisa anda pahami kalau anda sudah mengenal dan menerima Yesus sebagai Juruselamat anda.

      Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia, kenapa harus menjadi manusia ??, sebab manusia berdosa hanya bisa ditebus dengan manusia yang tidak berdosa….malaikat tidak bisa dikirim untuk menebus manusia, karena malaikat tidak sama dengan manusia. Yesus adalah manusia yang tidak berdosa, Quran juga mengatakan demikian.

      Lho ?? kenapa tidak melihat amalnya saja ??? coba anda lihat Adam dan Hawa nenek moyang anda….kurang baik apa Adam dan Hawa merawat taman Eden ??? semua perintah Tuhan dipatuhi. Apa kesalahan mereka sehingga mereka diusir ??? fatalkah kesalahan mereka ??? tidak kasihankah Tuhan kepada mereka ??. Mengapa Tuhan tidak menimbang saja amal Adam dan Hawa selama mereka di taman eden kemudian menghapuskan kesalahan mereka yang hanya kesalahan sepele dan sangat kecil sekali ????

      Ingat….Tuhan itu Mahasuci, tidak ada dosa atau noda yang tahan di hadapan Tuhan, bahkan dosa sekecil apapun merupakan bentuk pemberontakan dihapdan Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan mengusir Adam dan Hawa. Lalu bagaimana dengan nasib kita ????, bagaimana dengan nasib pembunuh, pemerkosa, pencuri dan banyak lagi yang lebih-lebih menentang Tuhan???? sanggupkah amal mereka membawa mereka ke surga ???? bisa anda jawab sendiri.

      Lalu bagaimana agar manusia bisa selamat ????, caranya cuma ada satu…..yang berdosa ditebus dengan yang tidak berdosa. Masuk akal bukan..sebab tidak mungkin pencuri menebus pencuri. Masalahnya sekarang adalah, apakah anda mau menerima karya keselamatan tersebut ????
      Atau anda merasa ada cara lain yang lebih masuk akal untuk sampai ke surga ????

      Yang dipikirkan oleh Tuhan bukanlah bagaimana sistem tata negara manusia hidup di dunia, yang penting adalah bagaiman caranya agar semua umat manusia dapat selamat dan pulang ke surga, sebab bumi hanyalah tempat persinggahan sementara dan akan musnah.

      Mas Kabariberita tidak perlu meminta maaf, namanya juga memberi komentar..inikan zaman demokrasi….

      Thanks before

  3. galih permana putra berkata:

    ini galih lagi. saya mengutip tulisan anda.

    Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    jika seseorang sudah percaya yesus.
    tapi mereka melakukan hal2 tersebut diatas, bagaimana sikap allah dengan orang tersebut?

    dan saya juga sudah membaca
    1. Markus : 9:37
    2. Yohanes : 4:18
    3. Kisah Rasul : 3:22
    4. I Yohanes : 4:9

    saya melihat ada kesalahan disana.. bagaimana menjelaskannya?

    • penuai berkata:

      Mas Galih terimakasih atas komentarnya….
      Itu bukan tulisan saya, itu merupakan kutipan ayat dalam Alkitab.
      Orang menerima Yesus tapi kemudian berbuat dosa lagi ????, bagaimana sikap Allah ???
      Jawabannya sudah sangat jelas pada ayat diatas “tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah”.
      Tuhan tidak dapat dipermainkan, menerima Yesus kemudian berbuat dosa lagi justru merupakan dosa yang lebih besar lagi…karena sudah tahu tentang kebenaran dan dirinya sudah ditebus tetapi malah main-main dengan dosa. Ini sama saja dengan menghina dan mempermainkan penebusan yang diberikan Yesus dengan cuma-cuma. Sebab harga keselamatan itu sangat mahal sekali, harganya darah yang tidak berdosa. Begitukah cara kita merespon sebuah hadiah yang mahal harganya. Tentu saja yang memberi hadiah akan marah dan tidak menerima hal tersebut.

      Mas Galih… inti dari Injil adalah kabar gembira bahwa manusia sudah ditebus dari dosa…
      Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia, kenapa harus menjadi manusia ??, sebab manusia berdosa hanya bisa ditebus dengan manusia yang tidak berdosa….malaikat tidak bisa dikirim untuk menebus manusia, karena malaikat tidak sama dengan manusia. Yesus adalah manusia yang tidak berdosa, Quran juga mengatakan demikian.

      Lho ?? kenapa tidak melihat amalnya saja ??? coba anda lihat Adam dan Hawa nenek moyang anda….kurang baik apa Adam dan Hawa merawat taman Eden ??? semua perintah Tuhan dipatuhi. Apa kesalahan mereka sehingga mereka diusir ??? fatalkah kesalahan mereka ??? tidak kasihankah Tuhan kepada mereka ??. Mengapa Tuhan tidak menimbang saja amal Adam dan Hawa selama mereka di taman eden kemudian menghapuskan kesalahan mereka yang hanya kesalahan sepele dan sangat kecil sekali ????

      Ingat….Tuhan itu Mahasuci, tidak ada dosa atau noda yang tahan di hadapan Tuhan, bahkan dosa sekecil apapun merupakan bentuk pemberontakan dihapdan Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan mengusir Adam dan Hawa. Lalu bagaimana dengan nasib kita ????, bagaimana dengan nasib pembunuh, pemerkosa, pencuri dan banyak lagi yang lebih-lebih menentang Tuhan???? sanggupkah amal mereka membawa mereka ke surga ???? bisa anda jawab sendiri.

      Lalu bagaimana agar manusia bisa selamat ????, caranya cuma ada satu…..yang berdosa ditebus dengan yang tidak berdosa. Masuk akal bukan..sebab tidak mungkin pencuri menebus pencuri. Masalahnya sekarang adalah, apakah anda mau menerima karya keselamatan tersebut ????
      Atau anda merasa ada cara lain yang lebih masuk akal untuk sampai ke surga ????

      Mungkin anda bertanya dalam hati anda, “masakan hanya karena Yesus (satu orang) yang mati bisa menebus dosa seluruh umat manusia di dunia ???”…baiklahh sekarang renungkan pertanyaan saya berikut ini “masakan hanya karena Adam (satu orang) berbuat dosa maka seluruh umat manusia di dunia harus menderita dan berbuat dosa di dunia ???”. Lihat betapa dalamnya hikmat Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia

      Mengenal Yesus berarti mengenal kebenaran (anda bisa bandingkan sendiri dengan melihat ajaran beliau), sehingga kalau ada orang mengaku pengikut Yesus tetapi masih berzinah, mencuri dsb maka dia merupakan seorang yang “hanya merasa” pengikut Yesus saja dan sedang mempermainkan Yesus.

      Saya ada sebuah ilustrasi, mungkin tidak terlalu sama tetapi bisa untuk diambil persamaanya.
      Ada seorang anak (kita umpamakan sebagai umat manusia) tinggal bersama bapaknya (umpamakan Tuhan)…
      Nah, suatu hari anak itu bermain-main bola di halaman..tanpa sengaja dia menendang bola dengan keras sehingga mengenai kaca rumah dan..pranggg…kaca rumah yang besar dan indah itu pecah berserakan…..sang bapak kemudian keluar dari rumah dan melihat kejadian terebut, ia kemudian menjadi marah sebentar..lalu kemudian dengan penuh belas kasihan memeluk anaknya tersebut dan memaafkannya.

      Baiklah…pertanyaan saya, sudah benarkah sikap dari si bapak tersebut ?? langsung memaafkan anaknya ???. Anda pasti menjawab “Ya..iya dong…itukan anknya sendiri, kalau aku jadi bapak aku juga akan seperti itu..lagian diakan masih anak-anak…belum tau apa-apa”. Saya juga setuju dengan anda.

      Kalau begitu apakah persoalannya sudah selesai ???, mungkin anda akan menjawab “Lho..kan sudah dimaafkan tentu saja sudah selesai”.

      Baiklah pertanyaan saya selanjutnya, Bagaimana dengan kaca yang pecah tersebut ???. Apakah akan tetap diabiarkan pecah berserakan….tentu saja harus diganti. Siapa yang mengganti ??? si anak kah ???…hohoho…tentu dia tidak akan sangup menggantinya. Jawabannya sudah pasti…yang mengganti HARUSLAH SI BAPAK !!!!.

      Anda lihat…meskipun kesalahan telah dimaafkan tetapi tetap ada harga yang harus dibayar……dan kita umat manusia samapai kapanpun tidak akan pernah sanggup membayar harga kesucian yang telah kita rusak akibat perbuatan dosa kita, dan tanpa kesucian manusia tidak layak dihadapan TUHAN. Silahkan jujur dalam hati anda, seberap banyak amal anda???, seberapa banyak ibadah anda ???? jujur saja dlam hati anda, apakah anda yakin semuanya itu dapat membawa anda pada jalan keselamatan.

      Ketika manusia berbuat dosa, otomatis dia telah merusak kesuciannya karena dia telah bernosa, noda atau dosa tidak pernah layak dihadapan Tuhan. Harga kesucian tidak dapat diganti dengan apapun termasuk perbuatan baik kita…karena biarpun kita berbuat baik sebanyak-banyanya noda itu tidak akan pernah terhapus. Ibarat kain putih, seputih apapun sebuah kain akan tetap jelek kalau ada noda meski hanya setitik.

      Untuk ayat yang anda baca, tolong di perjelas dimana kesalahannya.

      Terimakasih Galih

  4. racheedus berkata:

    Salam kasih selalu. Damai di langit dan damai di bumi. Kunjungan balasan.

  5. rony berkata:

    Hihihihi, kalo tangannya gatel cuci tangan mas!
    Kan kebersihan sebagian dari iman, walaupun dari dulu saya bingung, apa hubungannya iman sama bersih-bersih.

    Kepada mas galih, tlg dibedakan dosa, dengan pelanggaran (kesalahan)
    Dalam doa Bapa Kami, disana disebutkan ampunilah kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.

    Dosa itu pemberontakan kepada Tuhan, seperti yang dilakukan licifer.
    Dahulu lucifer adalah pemuji tuhan, yang kemudian dilempar ke bumi.
    Sebagai penggantinya, tuhan menciptakan manusi untuk memuji Dia.
    Karena Tuhan tidak dapat memuji dirinya sendiri.
    Karena itu, lagu2 rohani kami disebut lagu pujian.
    Tidak ada kata2 nasihat disana, seperti “begadang jangan begadang…”

    Sedangkan bagi mereka yang telah diselamtkan kemudian berbalik dari Tuhan dengan menyangkal imannya,
    Orang itu tidak akan dapat diselamtkan kembali, atu menurut istilah Paulus, masakan tuhan harus disalib dua kali.

    Kami orang percaya, berbuat baik bukan agar selamat.
    Tetapi karena kami telah diselamatkan maka kami yang adalah umat tebusan tuhan, wajib melakukan kehendak Bapa kami sang penebus.
    Dan inilah kehendak Bapa, Kasihilah tuhan dengan segennap hati, kekuatan dan akal budimu, dan perintah kedua yang sama pentingnya seperti yang pertama, kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
    Jadi jika kami memberi, karena tuhan yang menyuruhnya. Jika kami menjenguk orang sakit, memberi pakaian dan makanan, membayar perpuluhan, itu menunjukkan iman kami! Bahwa kami percaya kepada Dia yang telah menebus kami.
    Karena secara daging kamii pelit dan penuh dengan berbagai2 keinginann, tetapi karena Bapa yang meminta maka kami mengerjakannya juga.

    Jika karena berbuat baik seseorang menjadi selamat, bukankah dia layak untuk bermegah karena hal itu?
    Tetapi bagi kami, semua hanya karena “kasih karunia” tuhan. Anugerah keselamatan yang besar.

    Yang terpenting sekarang bagi kami, bukan keselamatan! Tetapi janji kedatangan tuhan.
    Sekali saja kami tidak siap, maka akan ditinggalkan untuk hidup bersama antikris, tanpa penyertaan Roh Kudus.
    Sebab tidak semua orang yang memanggil yesus tuhan yang akan masuk kerajaan, tetapi dia yang melakukan kehendak Bapa.

    Jika saat ini masih ada yang bertanya, siapa yesus. Saya percaya, pengangkatan bukan untuk dia. Karena pengangkatan tinggal menghitung hari, dalam 1-2 thn kedepan.
    Shalom semua.

  6. Pacarku Nasrani berkata:

    Gan… Mau nanya lagi donkkk 😀 ;D

    Artikel nya tambah lama tambah mantep nih, namun, tetap saja saya ada pertanyaan.

    Mudah-mudahan berkenan yahh… ehehehe, gini Penuai:

    Saya ada baca kebenaran Alkitab di http://www.carm.org/languages/indonesian/keakuratan-ilmiah-dari-alkitab

    Disitu ada beberapa bukti kebernaran, semua itu tertulis pada perjanjian lama. Entah mengapa, saya terindikasi bahwa, bukti-bukti ilmiah dari Alkitab mengapa semua diperjanjian lama? Apakah yang di perjanjian baru juga ada pembuktian Ilmiah yang bisa di share?

    Sekian pertanyaan dari saya, semoga berkenan untuk di jawab. Terima kasih sebelumnya.

  7. Shalom Mas penuai.. e-book buku daud tony nya sudah selesai blm mas?

Komentar ditutup.