Yesus, bukan sekedar Nabi

Yesus sendiripun bersabda :

“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.”. Yohanes 13:13

“Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku.” Yohanes 14:11

Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”
Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
Yohanes 14:8-9

“Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku..
“Yohanes 7:29

“…sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.” Yohanes 8:42

“Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.” Yohanes 17:5

“Aku dan Bapa adalah satu” Yohanes 10:30

“Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” Matius 9:6

“Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya.” Yohanes 16:15

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.” Wahyu 22:13

Jadi nyatalah siapa sebenarnya Yesus itu. Alkitab sudah mengatakan bahwa di dalam Dia ada kepenuhan ke-Allahan. Dialah Allah yang menjelma menjadi manusia. Di bagian lain, Alkitab menulis juga tentang Yesus yang mengadakan banyak mukjizat, ajaran cinta kasih dan firman-Nya yang menghidupkan sampai kepada kematian di kayu salib dan kebangkitan-Nya yang gemilang.
Di mana pun Yesus berada maka di situ ada kedamaian karena Dialah Raja Damai.. Mengasihi musuh, mendoakan orang yang membenci dan membalas kejahatan dengan kebaikan adalah pengajaranNya yang utama.. Teladan hidup-Nya sesuai dengan apa yang diajarkan-Nya sendiri dimana Dia mau dan setia mati di kayu salib.

Firman-Nya adalah terang surgawi dan bagi yang percaya dan hidup di dalam Dia akan memperoleh secara cuma-cuma   :
–  Hidup yang kekal
–  Tidak turut dihukum
–  Telah pindah dari maut menuju hidup
–  Karunia  Roh Kudus dan menjadi anak-anak Allah

Singkatnya apa yang ditawarkan Yesus adalah KESELAMATAN YANG PASTI.

Salah satu perkataan-Nya yang terkenal :

“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Yohanes 14:6

9 thoughts on “Yesus, bukan sekedar Nabi

  1. Depeholic berkata:

    Hem….
    saya sangat tertarik dengan Injil Yoh 1:1-3.
    Setahu saya dalam Kitab Suci berbahasa latin, kata firman sama dengan “logos”.
    Logos bisa diartikan sebagai firman, tetapi juga bisa diartikan sebagai akal budi.
    kenapa saya tertarik??
    Pemahaman saya mengenai Allah sangatlah luas dan tak terbatas. bahkan saya tidak berani merumuskan Allah karena ketidak terbatasan tersebut. Termasuk dalam mengenal Yesus Kristus. Namun berhubungan dengan kata logos tadi, saya merasa bahwa untuk mengenal Kristus dibutuhkan pemahaman akal budi yang pastinya membutuhkan pengolahan secara panjang. Biarlah Allah sendiri yang pada akhirnya menyingkapkan diri-Nya kepada saya. AMIN.

  2. herman berkata:

    Banyak nabi dilahirkan untuk bangsa Israel, karena Bapak Israel Nabi Yacub yang digelari Israel ( orang yang berjalan malam ) tidak pernah salah. Salahnya terletak dari keturunan 10 saudara Yusuf selain Benyamin. Keturunan 10 Saudara Yusuf itu sampai saat ini menjadi bajingan, bangsat, karena merekalah yang membunuh Zakaria, Yohanes, termasuk Yesus. Sepanjang tahun mereka merusak tempat suci orang Islam dan Kristen di Bethlehem, mereka bunuh orang Palestina baik Islam dan Kristen, untuk diambil organ tubuhnya sejak belasan tahun yang lalu. Karena itu sudah saatnya Kristen dan Islam bersatu untuk melawan Israel. Mereka tidak punya negeri, mereka pelarian dari Jerman dan Eropa lainnya, karena mereka mau membunuh Hitler. Siapa Hitler? Hitler adalah anak hasil hubungan gelap seorang Yahudi dengan wanita kristen. Celakanya sang Yahudi tidak bertanggung jawab. Sejak itulah Hitler membenci Yahudi.

  3. Anak Adam berkata:

    salam.
    saya punya beberapa keterangan mengenai putra Maryam.
    Perumpamaan beliau di sisi Allah ialah seperti Adam yang diciptakan dari tanah

    إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُن فَيَكُونُ

    Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah, adalah seperti Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah dia.
    QS. Ali Imran (3) : 59

    Fakta membuktikan bahwa Adam dan Isa sama-sama diciptakan tanpa proses reproduksi normal. Selain itu, dalam al-Quran kata adam dan kata Isa sama sama disebut sebanyak 25 kali.

    Berikut ialah surat-surat dalam Quran yang memuat kata Adam:

    1. al-Baqarah ayat: 31, 33, 34, 35, 37
    2. ali ‘Imran ayat: 33, 59
    3. al-Maidah ayat: 27
    4. al-A’raf ayat: 11, 19, 26, 27, 31, 35, 172
    5. al-Isra’ ayat: 61, 70
    6. .al-Kahfi ayat: 50
    7. Maryam ayat: 58
    8. Thaha ayat: 115, 116, 117, 120, 121
    9. Yasin ayat: 60

    Dan berikut ialah surat-surat dalam Quran yang memuat kata Isa:

    1. al-Baqarah: 87, 136, 253
    2. ali Imran: 45, 52, 55, 59, 84
    3. an-Nisa: 157, 163, 171
    4. al-Maidah: 46, 78, 110, 112, 114, 116
    5. al-An’am: 85
    6. Maryam: 34
    7. al-Ahzab: 7
    8. asy-Syura: 13
    9. az-Zukhruf: 63
    10. al-Hadid: 27
    11. as-Shaf: 6, 14

    Dalam Quran, Kata Isa dan Adam keduanya disebut sebanyak 25 kali. Dan kata Adam dan Isa yang ke 19 terdapat pada surat maryam (surat ke 19), dimana kata isa yang ke 19 ada pada ayat 34 dan kata Adam yang ke 19 ada pada ayat 58.

    Dan perbedaan ayat dari nomor ayat 34 ke ayat 58 ialah 25 ayat.

    tentang lahirnya putra Maryam, saya juga punya gambaran yang penting untuk ditonton, semoga bermanfaat ya.
    http://putramaryam.wordpress.com/2009/12/25/maryam-16-37/

  4. rony berkata:

    Pada kitab yesaya, Tuhan (YAHWEH, Elohim) berfirman “Aku akan menunjukan keselamatn yang darpada-ku.”
    Yesus (Yeshua) memiliki arti YAhwEH menyelamtkan!
    Tidak ada yang dapat datang kepada Bapa, tanpa melalui Aku, kata Tuhan Yesus.
    Bapa yang dimaksud adalah diri-Nya sendiri, karena orang yahudi memanggil tuhan Bapa.

    Contoh, jika kita minta kredit kepada BCA, kita tidak datang kepada BCA. Tapi kepada manajer kantor cabang. Sama saja dia berkata, kamu tidak akan dapat kredit kalo tidak melalui gue!
    Karena tuhan mau datang sebagai manusia, tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa tanpa melalui yesusa.
    Karena itu Dia akan disebut Anak YHWH yang maha tinggi.
    Pertanyaan saya, jika Tuhan sanggup menciptakan langit dan bumi, mengapa dia tidak sanggup menjadi manusia untuk menyelamatkan anak2Nya terkasih?

    Atau tidak tahukah kamu, Adam disebut anak Tuhan?
    Karena tuhan berfirman upah dosa adalah. Maut, dia tidak dapat membatalkan firmannya sendiri!
    Jangankan tuhan, Presiden saja kalo sudah memutuskan dia tidak dapat menariknya kembali.
    Yang bisa, tuhan menyelamatkan! Dengan cara mati menebus dosa anda dan sy.
    Untuk menjadikan dunia, tuhan hanya berfirman. Tetapi untuk dosa dia harus mati di atas kayu salib.
    Karena kita tawanan dosa, dan kita tidak berkuasa atas maut.

    Bapa sendiri menjadfi saksi bagi yesus, dengan cara menyembuhkan dan membangkitkan orang mati!
    Derngan demikian, Bapa bersaksi bahwa yesus berasal dari Bapa.
    Sama seperti kita, jika kita berasal dari Bapa, tuhan akan menjadi saksi kita.

    Lagipula siapa yang berkata yesus anak tuhan? Orang2 yang memanggilnya demikian!
    Yesus menamakan diriNya sendiri anak manusia! Karena yesus dan bapa adalah satu!
    Dia menyebut dirinya anak manusia, karena memang Dia berwujud manusia pada saat itu!
    Jika saya berkata tuhan tanduk keselamatn saya, apakah tuhan menjadi tanduk?
    Jika saudara disebut anak medan, apakah kota medan beranak?
    Seperti kata tuhan yesus, “Hikmat dibenarkan oleh orang yang menerimanya”
    Jika saya berkata, tahun 2012 Tuhan datang, maka setiap orang yang menerimanya akan membenarkan perkataan saya.
    Bagi yang menolak, saya dibilang salah.

    Shalom

  5. masbeken berkata:

    Yesus memang mesiah. tapi faktanya, apakah Yesus memang disalib?
    lihat aja dialog doktor expert nasrani dan muslim berikut ini: Jesus (pbuh) Crucified or Crucifiction?
    Dialog ini terbuka. Kalo ada waktu, download aja videonya. Sungguh menggetarkan hati! ^^
    http://www.indowebster.com/dr_zakir_naik.html
    http://www.indowebster.com/dr_zakir_naik__1.html
    http://www.indowebster.com/dr_zakir_naik__2.html
    http://www.indowebster.com/dr_zakir_naik__3.html

    jaman sekarang, bukalah mata dan hati.

    • penuai berkata:

      Salam kenal masbeken. Terimakasih buat argumennya :).
      Yesus memang mesiah. tapi faktanya, apakah Yesus memang disalib?
      Kalau anda percaya Yesus adalah mesias, maka andapun harus percaya bahwa Yesus memang disalib. Kenapa ?, Karena nubuatan para nabi dengan jelas mengatakan bahwa Mesias haruslah mati terlebih dahulu.
      Yesaya 53:3-11
      “……………8. Sesudah penahanan dan penghukuman dia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya ?. Sungguh ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umatKu ia kena tulah. 9. Orang menempakan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya……………. “.

      Fakta bahwa Yesus memang di salib :
      1. Penggenapan nubuatan para nabi pada perjanjian lama.
      Berikut ini beberapa nubuatan yang digenapi Yesus dan sekaligus membuktikan bahwa Dia adalah Mesias (masih beberapa belum semua ayat ditampilkan krena banyak sekali)
      1. Kejadian 3:15
      2. Kejadian 12:3
      3. Kejadian 17:19
      4. Kejadian 49:10
      5. Bilangan 24:17
      6. Ulangan 18:18
      7. Mazmur 2:6¬8
      8. Mazmur 8:7
      9. Mazmur 35:11-19
      10. Mazmur 41:10
      11. Mazmur 110:4
      12. Mazmur 22
      13. Mazmur 109:4
      14. Mazmur 34:21
      15. Mazmur 16:10
      16. Mazmur 68:19
      17. Mazmur 69:22
      18. Mazmur 50:3-6
      19. Yunus 2:1-10
      20. Yesaya 9:1-6
      21. Yesaya 7:14
      22. Yesaya 11:1-5
      23. Yesaya 61:1
      24. Yesaya 53:3-11
      25. Yesaya 50:6
      26. Yeremia 31:15
      27. Daniel 7:14
      28. Daniel 8:15
      29. Daniel 9:25
      30. Hosea 11:1
      31. Mikha 5:1-2
      32. Zakharia 9:9
      33. Zakharia 11:12
      34. Zakharia 12:10
      35. Zakharia 13:6
      36. Maleakhi 3:1
      Atau bisa anda lihat di blog http://hakadosh.wordpress.com/2009/09/26/sudah-datangkah-mesiasmu

      2. Bukti sejarah di luar Alkitab.
      – Tacitus dari abad pertama, seorang sejarahwan Roma yang dianggap akurat, mencatat tentang ”orang-orang Kristen” (berasal dari kata ”Christus” yang adalah kata bahasa Latin untuk Kristus) yang tahayul, yang menderita di bawah Pontius Pilatus pada zaman pemerintahan Tiberius. Suetonius, sekretaris utama dari Kaisar Hadrian, menulis bahwa ada seseorang yang bernama Chrestus (atau Kristus) yang hidup pada abad pertama (Annals 15.44).

      -Flavious Yosephus adalah sejarahwan Yahudi yang paling terkenal. Dalam Antiquities dia menunjuk pada Yakobus, ”saudara Yesus, yang disebut Kristus.” Ada sebuah bagian yang kontroversial (18:3) yang mengatakan, “Pada waktu itu Yesus, seorang yang bijak, kalau secara hukum dia bisa disebut manusia. Dia adalah seorang yang melakukan hal-hal yang luar biasa …. Dia adalah [Sang] Kristus …. Dia menampakkan diri kepada mereka, hidup kembali pada hari ketiga, sebagaimana telah dinubuatkan oleh para nabi, yang juga berbicara mengenai puluhan ribu hal-hal yang luar biasa mengenai Dia.” Salah satu versi mengatakan, ”Pada waktu itu ada seorang bijak bernama Yesus. Dia hidup dengan baik dan dikenal sebagai orang yang berbudi luhur. Dan banyak orang-orang Yahudi dan dari bangsa-bangsa lain yang menjadi muridNya. Pilatus menyalibkan Dia dan menghukum mati Dia. Namun murid-muridNya tidak meninggalkan Dia. Mereka mengatakan bahwa Dia memperlihatkan diri kepada mereka tiga hari setelah penyalibanNya, dan bahwa Dia hidup; karena itu mungkin Dia adalah Mesias yang diberitakan oleh para nabi” (Extant Writings, 18).

      -Yulius Afrikanus mengutip sejarahwan Thalus dalam diskusi mengenai kegelapan yang terjadi pada saat penyaliban Yesus Plinius Muda, dalam Letters 10:96, mencatat tentang kebiasaan ibadah dari orang-orang Kristen mula-mula termasuk fakta bahwa orang-orang Kristen menyembah Yesus sebagai Tuhan dan bersikap sangat sopan santun, dan juga merujuk pada perjamuan kasih dan Perjamuan Kudus.

      -Talmud Babilon (Sanhedrin 43a) mengkonfirmasikan penyaliban Yesus menjelang hari Pasah, dan tuduhan bahwa Kristus mempraktekkan sihir dan mendorong orang-orang Yahudi untuk murtad.

      -Lucian dari Samosata adalah seorang penulis Yunani dari abad kedua yang mengakui bahwa Yesus disembah oleh orang-orang Kristen, Dia memperkenalkan ajaran-ajaran yang baru dan disalibkan bagi orang-orang Yahudi. Dia mengatakan bahwa pengajaran Yesus mencakup persaudaraan dari orang-orang percaya, pentingnya pertobatan dan pentingnya menyangkali allah-allah lain. Orang-orang Kristen hidup menurut peraturan-peraturan Yesus, percaya bahwa mereka tidak akan mati dan tidak takut mati, penyerahan diri dan penolakan terhadap hal-hal yang bersifat materi.

      -Mara Bar-Serapion mengkonfirmasikan bahwa Yesus dianggap bijak dan berbudi luhur dan dipandang sebagai Raja Israel oleh banyak orang, dihukum mati oleh orang-orang Yahudi, dan hidup terus dalam pengajaran murid-muridNya.

      Banyak sekali fakta di luar Alkitab yang memang menyaksikan penyaliban Yesus dan juga menyaksikan bahwa Dia betul bangkit. Dan ketika Yesus bangkitpun Dia tidak langsung terangkat ke Surga, tetapi selama 1 bulan lebih menunjukkan diriNYa kepada para pengikutNya. Waktu sepanjang 1 bulan lebih adalah waktu yang cukup panjang untuk membuktikan apakah Dia benar-benar Yesus yang telah disalibkan, mati dan bangkit kembali ?!.

      Dan saya sendiri percaya bahwa yang mereka lihat benar-benar Yesus, sebab bukti terbesar bahwa Yesus betul-betul ada adalah fakta bahwa ribuan orang-orang Kristen pada abad pertama Masehi, termasuk keduabelas rasul, yang rela memberi hidup mereka mati sebagai martir bagi Yesus Kristus. Orang bersedia mati untuk apa yang mereka percaya sebagai sesuatu yang benar, namun tidak ada yang bersedia mati untuk apa yang mereka tahu sebagai dusta.

      lihat aja dialog doktor expert nasrani dan muslim berikut ini: Jesus (pbuh) Crucified or Crucifiction?
      Dialog ini terbuka. Kalo ada waktu, download aja videonya. Sungguh menggetarkan hati! ^^

      Terimakasih masbeken buat informasinya, tetapi saran saya sebaiknya anda menggantungkan/menyandarkan iman anda kepada Tuhan, Allah yang hidup. Mengapa masbeken harus menggantungkan iman anda kepada pendapat dan hasil perdebatan dari segelintir orang yang meskipun mereka bergelar doktor atau apapun itu, mereka tetaplah manusia biasa. Tidak ada kebenaran mutlak yang berasal dari manusia, semuanya hanya kebenaran berdasarkan anggapan dan versi mereka sendiri. Penyaliban Yesus terjadi 2000 tahun yang lalu, para pendebat bukanlah saksi mata, dan lahir 2000 tahun setelah kejadian berlangsung. Mereka berdebat hanya mengndalkan penafsiran terhadap ayat-ayat tanpa bukti dan fakta kongkrit di lapangan sama sekali. Bagaimana kita dapat mempercayai hal seperti ini, sebab penafsiran seseorang tentu berbeda satu sama lain.

      Pengkotbah 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri

      Terimakasih ya mas atas komentarnya. 🙂
      GBU

    • penuai berkata:

      Salam kenal masbeken. Terimakasih buat argumennya :).
      Yesus memang mesiah. tapi faktanya, apakah Yesus memang disalib?
      Kalau anda percaya Yesus adalah mesias, maka andapun harus percaya bahwa Yesus memang disalib. Kenapa ?, Karena nubuatan para nabi dengan jelas mengatakan bahwa Mesias haruslah mati terlebih dahulu.
      Yesaya 53:3-11
      “……………8. Sesudah penahanan dan penghukuman dia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya ?. Sungguh ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umatKu ia kena tulah. 9. Orang menempakan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya……………. “.

      Fakta bahwa Yesus memang di salib :
      1. Penggenapan nubuatan para nabi pada perjanjian lama.
      Berikut ini beberapa nubuatan yang digenapi Yesus dan sekaligus membuktikan bahwa Dia adalah Mesias (masih beberapa belum semua ayat ditampilkan karena banyak sekali)
      1. Kejadian 3:15
      2. Kejadian 12:3
      3. Kejadian 17:19
      4. Kejadian 49:10
      5. Bilangan 24:17
      6. Ulangan 18:18
      7. Mazmur 2:6¬8
      8. Mazmur 8:7
      9. Mazmur 35:11-19
      10. Mazmur 41:10
      11. Mazmur 110:4
      12. Mazmur 22
      13. Mazmur 109:4
      14. Mazmur 34:21
      15. Mazmur 16:10
      16. Mazmur 68:19
      17. Mazmur 69:22
      18. Mazmur 50:3-6
      19. Yunus 2:1-10
      20. Yesaya 9:1-6
      21. Yesaya 7:14
      22. Yesaya 11:1-5
      23. Yesaya 61:1
      24. Yesaya 53:3-11
      25. Yesaya 50:6
      26. Yeremia 31:15
      27. Daniel 7:14
      28. Daniel 8:15
      29. Daniel 9:25
      30. Hosea 11:1
      31. Mikha 5:1-2
      32. Zakharia 9:9
      33. Zakharia 11:12
      34. Zakharia 12:10
      35. Zakharia 13:6
      36. Maleakhi 3:1
      Atau bisa anda lihat di blog http://hakadosh.wordpress.com/2009/09/26/sudah-datangkah-mesiasmu

      2. Bukti sejarah di luar Alkitab.
      – Tacitus dari abad pertama, seorang sejarahwan Roma yang dianggap akurat, mencatat tentang ”orang-orang Kristen” (berasal dari kata ”Christus” yang adalah kata bahasa Latin untuk Kristus) yang tahayul, yang menderita di bawah Pontius Pilatus pada zaman pemerintahan Tiberius. Suetonius, sekretaris utama dari Kaisar Hadrian, menulis bahwa ada seseorang yang bernama Chrestus (atau Kristus) yang hidup pada abad pertama (Annals 15.44).

      -Flavious Yosephus adalah sejarahwan Yahudi yang paling terkenal. Dalam Antiquities dia menunjuk pada Yakobus, ”saudara Yesus, yang disebut Kristus.” Ada sebuah bagian yang kontroversial (18:3) yang mengatakan, “Pada waktu itu Yesus, seorang yang bijak, kalau secara hukum dia bisa disebut manusia. Dia adalah seorang yang melakukan hal-hal yang luar biasa …. Dia adalah [Sang] Kristus …. Dia menampakkan diri kepada mereka, hidup kembali pada hari ketiga, sebagaimana telah dinubuatkan oleh para nabi, yang juga berbicara mengenai puluhan ribu hal-hal yang luar biasa mengenai Dia.” Salah satu versi mengatakan, ”Pada waktu itu ada seorang bijak bernama Yesus. Dia hidup dengan baik dan dikenal sebagai orang yang berbudi luhur. Dan banyak orang-orang Yahudi dan dari bangsa-bangsa lain yang menjadi muridNya. Pilatus menyalibkan Dia dan menghukum mati Dia. Namun murid-muridNya tidak meninggalkan Dia. Mereka mengatakan bahwa Dia memperlihatkan diri kepada mereka tiga hari setelah penyalibanNya, dan bahwa Dia hidup; karena itu mungkin Dia adalah Mesias yang diberitakan oleh para nabi” (Extant Writings, 18).

      -Yulius Afrikanus mengutip sejarahwan Thalus dalam diskusi mengenai kegelapan yang terjadi pada saat penyaliban Yesus Plinius Muda, dalam Letters 10:96, mencatat tentang kebiasaan ibadah dari orang-orang Kristen mula-mula termasuk fakta bahwa orang-orang Kristen menyembah Yesus sebagai Tuhan dan bersikap sangat sopan santun, dan juga merujuk pada perjamuan kasih dan Perjamuan Kudus.

      -Talmud Babilon (Sanhedrin 43a) mengkonfirmasikan penyaliban Yesus menjelang hari Pasah, dan tuduhan bahwa Kristus mempraktekkan sihir dan mendorong orang-orang Yahudi untuk murtad.

      -Lucian dari Samosata adalah seorang penulis Yunani dari abad kedua yang mengakui bahwa Yesus disembah oleh orang-orang Kristen, Dia memperkenalkan ajaran-ajaran yang baru dan disalibkan bagi orang-orang Yahudi. Dia mengatakan bahwa pengajaran Yesus mencakup persaudaraan dari orang-orang percaya, pentingnya pertobatan dan pentingnya menyangkali allah-allah lain. Orang-orang Kristen hidup menurut peraturan-peraturan Yesus, percaya bahwa mereka tidak akan mati dan tidak takut mati, penyerahan diri dan penolakan terhadap hal-hal yang bersifat materi.

      -Mara Bar-Serapion mengkonfirmasikan bahwa Yesus dianggap bijak dan berbudi luhur dan dipandang sebagai Raja Israel oleh banyak orang, dihukum mati oleh orang-orang Yahudi, dan hidup terus dalam pengajaran murid-muridNya.

      Banyak sekali fakta di luar Alkitab yang memang menyaksikan penyaliban Yesus dan juga menyaksikan bahwa Dia betul bangkit. Dan ketika Yesus bangkitpun Dia tidak langsung terangkat ke Surga, tetapi selama 1 bulan lebih menunjukkan diriNYa kepada para pengikutNya. Waktu sepanjang 1 bulan lebih adalah waktu yang cukup panjang untuk membuktikan apakah Dia benar-benar Yesus yang telah disalibkan, mati dan bangkit kembali ?!.

      Dan saya sendiri percaya bahwa yang mereka lihat benar-benar Yesus, sebab bukti terbesar bahwa Yesus betul-betul mati disalib dan bangkit hidup kembali adalah fakta bahwa ribuan orang-orang Kristen pada abad pertama Masehi, termasuk keduabelas rasul, yang rela memberi hidup mereka mati sebagai martir bagi Yesus Kristus. Orang bersedia mati untuk apa yang mereka percaya sebagai sesuatu yang benar, namun tidak ada yang bersedia mati untuk apa yang mereka tahu sebagai dusta.

      lihat aja dialog doktor expert nasrani dan muslim berikut ini: Jesus (pbuh) Crucified or Crucifiction?
      Dialog ini terbuka. Kalo ada waktu, download aja videonya. Sungguh menggetarkan hati! ^^

      Terimakasih masbeken buat informasinya, tetapi saran saya sebaiknya anda menggantungkan/menyandarkan iman anda kepada Tuhan, Allah yang hidup. Mengapa masbeken harus menggantungkan iman anda kepada pendapat dan hasil perdebatan dari segelintir orang yang meskipun mereka bergelar doktor atau apapun itu, mereka tetaplah manusia biasa. Tidak ada kebenaran mutlak yang berasal dari manusia, semuanya hanya kebenaran berdasarkan anggapan dan versi mereka sendiri. Penyaliban Yesus terjadi 2000 tahun yang lalu, para pendebat bukanlah saksi mata, dan lahir 2000 tahun setelah kejadian berlangsung. Mereka berdebat hanya mengndalkan penafsiran terhadap ayat-ayat tanpa bukti dan fakta kongkrit di lapangan sama sekali. Bagaimana kita dapat mempercayai hal seperti ini, sebab penafsiran seseorang tentu berbeda satu sama lain.

      Pengkotbah 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri

      Terimakasih ya mas atas komentarnya. 🙂
      GBU

Komentar ditutup.