KUASA KESELAMATAN

KUASA KESELAMATAN

Mengapa buku ini dimulai dengan tema keselamatan? Bukankah kita sedang bicara tentang menjadi penginjil api? Karena saya mengalami dalam pelayanan bersama tim Dunia Roh Ministry lainnya, alah satu area peperangan rohani saat ini adalah dibidang keselamatan. Iblis berusaha membuat orang-orang meragukan berita kepastian keselamatan in, sehingga menjadi kopromi dengan kuasa kegelapan dalam usaha menyelamatkan. Entah menyelamatkan msaa depannya, menyelamatkan bisnisnya, menyelamatkan kariernya, atau menyelamatkan dirinya. Iblis berusaha menyesatkan paradigma atau pandangan kita terhadap Injil. Kuasa Injil berusaha direndahkan derajatnya menjadi seperti agama saja.

Saya beritahu sesuatu, Saudara. Berita Injil tanpa adanya kuasa keselamatan, tidak aakn membuat saya meninggalkan praktek kebatinan saya. Apa bedanya agama dengan kebatinan yang saya anut? Demikian pikiran saya. Hanya sekumpulan peraturan-peraturan sacral yang tidak punya kuasa sama sekali untuk menghapus dosa manusia atau menyelamatkan manusia ke surga. Kebatinan juga begitu. Untuk apa saya bertobat meninggalkan semua yang sudah saya pelajari dengan susah payah hanya bagi sesuatu hal yang sama?

Baca lebih lanjut

Iklan

Konseling Dunia Roh

Apakah aji tameng muka itu ? Di mana kelemahannya ? saat ini saya merasa perlu mengetahuinya.

Jawab :

Santai saja. Ini adalah ilmu untuk melakukan kejahatan yaitu penipuan. Tapi mengenai kelemahan ilmu ini, perlu saya sampiakan, bahwa tidak semua kelemahan ilmu boleh saya umbar. Tujuan saya melayani Tuhan bukan untuk mencari sensasi. Kalau saya mau mencari sensasi lebih baik saya membuat program acara televisi sekuler saja. Pasti lebih terkenal, betul Saudara ? Untuk ilmu ini biarlah hanya pihak-pihak yang berkepentingan – seperti polisi – yang mengetahuinya. Jadi supaya penjahat yang mempraktekkan ilmu ini bisa tertangkap

Apakah aura itu sesat ? Bisakah Pak Daud menjelaskan tentang Aura ?

Jawab :

Saya bisa menjelaskan. Tapi soal aura bisa dibaca di buku-buku atau VCD seminar saya. Aura. Aura itu bukan soal ilmu sesat atau tidak sesat. Secara ringkas, aura adalah pancaran kekuatan setan di dalam manusia. Aura bukan pancaran cahaya yang menggambarkan keadaan psikis seseorang. Misalnya, kalau biru artinya sedih, merah artinya semangat, kuning artinya gembira. Bukan itu. Tetapi semakin tinggi tingkatan ilmu seseorang maka semakin terang aura yang keluar dari tubuh orang tersebut. Aura ini adalah tiruan sinar kemuliaan Tuhan yang memancar dari orang-orang yang memiliki Roh kudus di dalam dirinya.

Ada kejadian nyata di sekolah saya. Tiba-tiba meja saya dan teman sebelah saya bergetar seirama. Mejanya tidak menyatu dan tidak menempel sempurna. Hanya ujung kiri atas yang menempel. Meja itu bergetar sekitar sepuluh detik. Saya sudah memeriksanya. Jika tembok sebelah menja teman saya dari triplek digetarkan atau didorong-dorong meja tidak ikut bergetar. Jika meja teman saya digetarkan kencang, maka meja saya tidak bergetar seirama. Hanya bergetar sedikit. Ini tidak mungkin gempa bumi karena yang bergetar hanya meja saya dan teman sebelah saya dan kelas saya ada dilantai dua. Menurut Pak Daud, apa yang terjadi waktu itu ?

Jawab :

Santai saja. Yang jelas bukan santet. Dukun santet tidak keisengan menggoyang-goyang meja. Memangnya kurang kerjaan ? Untuk merapal ilmu santet tidak mudah dan mengandung resiko. Masa’ mengambil resiko tinggi hanya membuat meja bergoyang saja ? Kalau susuk untuk membuat pinggul bergoyang ada.