sekali lagi, Arkeologi meneguhkan kebenaran Injil !!!

APAKAH ARKEOLOGI MENEGUHKAN PERJANJIAN BARU ?

Setelah masa hakim-hakim, bukti arkeologis menjadi semakin jelas bahwa para penulis Alkitab tahu apa yang mereka bicarakan. Pada saat kita mencapai masa Perjanjian Baru, bukti untuk reabilitas historisnya makin berlimpah. Bukti ini akan diringkas dalam tiga bagian : keakuratan historis Lukas, kesaksian ahli sejarah sekuler, dan bukti fisik yang berkaitan dengan penyaliban Kristus.

KEAKURATAN HISTORIS LUKAS

Sebelumnya orang berfikir bahwa Lukas mengarang ceritanya dari khayalannya yang melantur, karena ia memberikan gelar yang aneh kepada penguasa dan menyebutkan gubernur yang tidak dikenal seorangpun. Bukti sekarang menunjukkan arah sebaliknya.

Sensus dalan Lukas 2:1-5

Beberapa problem terlibat dalam pernyataan bahwa Agustus melakukan sensus di  kekaisaran selama pemerintahan  Kirenius dan Herodes. Tidak ada catatan tentang sensus semacam itu, tetapi sekarang kita tahu bahwa sensus regular dilakukan di Mesir, Gaul dan Kirene. Kemungkinan besar yang dimaksudkan Lukas adalah sensus itu dilakukan diseluruh kekaisaran  pada waktu yang berbeda dan Agustinuslah yang memulai prosesnya. Bentuk present tense yang digunakan  oleh Lukas menunjukkan dengan kuat pemahaman bahwa ini merupakan peristiwa yang berulang-ulang. Sekarang Kirenius memang melakukan sensus, tetapi itu dilakukan pada tahun 6 M, terlalu terlambat untuk kelahiran Yesus, dan Herodes sudah mati sebelum Kirenius menjadi Gubernur. Apakah Lukas bingung ? Tidak ! Sesungguhnya ia menyebutkan sensus Kirenius yang lebih baru dalam Kisah 5:37. Besar kemungkinannya bahwa Lukas membedakan sensus pada zman Herodes dengan sensus Kirenius yang lebih dikenal. Ada beberapa kesejajaran Perjanjian Baru untuk terjemahan ini.

Baca lebih lanjut

Iklan