Zaman Serba Instan koq Ga Punya Waktu?

My friends, pernah ga terpikir pertanyaan seperti itu? Bayangin aja… di zaman yang serba cepat, serba instan, serba mudah koq orang-orang malah semakin kekurangan waktu.

 

Istri-istri pada mengeluh, “Suamiku telah banyak berubah. Dulu waktu pacaran dia rela nungguin aku seharian penuh, sekarang setelah menikah… Jangankan seharian penuh, 2 jam private moment aja uda ga ada untukku. Kita ga pernah lagi punya waktu untuk bicara dari hati ke hati kayak dulu. Alesannya: ada urusan mendesak lah, ada meeting lah, ada dinas luar kota lah, dsb.”

Anak-anak juga protes, “Papa mamaku selalu sibuk bekerja, tiap hari mereka nyari uang ampe lupa waktu. Aku bangun tidur, mereka uda berangkat kerja, aku tertidur, mereka belon pulang. Mereka ga punya waktu untukku.”

Suami-suami juga ga kalah sewot, “Istriku waktu awal-awal menikah, orangnya menyenangkan. Dia seneng masak di dapur, suka ngasih teh anget begitu aku pulang, siapin bak mandi, dll. Tapi sekarang? Dia sibuk ngurusin sinetron dan acara gosipnya. Dia ga punya waktu lagi untukku.” Baca lebih lanjut

TUHAN adalah Bapa dan Pembimbingku

Ketika dunia menggoda saya, “Menjadi pelayan Tuhan tidak menghasilkan untung apa-apa, apalagi jika engkau memiliki latar belakang pendidikan yang baik dan masa depan yang cerah. Kamu dapat meraih apa saja di dunia ini.” Alkitab berkata,” Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.” (1 Johannes 2:15-17).

Ketika dunia menggoda saya, “Kamu merusak masa depanmu sendiri, kamu memiliki gelar MSc dari Jerman, kamu seorang Chemical engineer, kamu dapat bekerja di perusahaan Internasional, memiliki keluarga dan menikmati hidup.” Dengan kekuatan dari Tuhan, saya akan berkata, “Masa depan saya ada di tangan Tuhan, pernikahan adalah berkat dan keputusan dari Tuhan; Dia akan memberikan semua yang saya butuhkan pada waktu yang tepat.” Alkitab berkata, “Tetapi carilah dahulu Kerjaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu jangalah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” (Matius 6:33-34).

ARTI SALIB YANG SEBENARNYA (BAGIAN II)

Pikirkan penderitaan Kristus bagi Anda

Tangan dan kakiNya terpaku oleh karena anda dan saya dan semua orang di dunia ini. Kita semua memiliki bagian/andil dalam kematian Kristus karena dosa-dosa kita. Dosa-dosa kita membuat Dia harus terletak di kayu salib-dan Anda turut berpartisipasi dalam hal itu. Anda tidak akan pernah memahami Alkitab, Anda tidak akan pernah memahami kematian Kristus di kayu salib, sampai Anda memahami bahwa Tuhan adalah Tuhan yang kudus dan benar dan murni.
Dia bahkan tidak bisa memandang yang jahat. Waktu itu merupakan penderitaan yang mengerikan bagi Tuhan Yesus Kristus di kayu salib, bayangan kegelapan datang antara Bapa dan Anak. Tuhan tidak dapat memandang dosa, dan pada saat itu Dia meletakkan dosa-dosa Anda dan saya pada Kristus. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat menjadi dosa karena kita (2 Korintus 5:21). Itu berarti bahwa Dia tidak pernah mengenal dosa, tidak pernah berbohong, tidak pernah memiliki pikiran jahat, tidak pernah memiliki keserakahan atau nafsu. Tapi semua kotoran dan kotoran dari kehidupan Anda dan kehidupan saya turun kepadaNya. Tak satu pun dari kita yang akan pernah memahami misteri yang terjadi pada saat itu. Baca lebih lanjut

ARTI SALIB YANG SEBENARNYA (BAGIAN I)

Arti salib yang sebenarnya (Bagian I)


Yesus Kristus mati di kayu salib yang hina untuk keselamatan kita. Kita tidak menyembah salib, kita menyembah Kristus, yang hidup. Di antara semua lambang yang ada di dunia, salib penuh dengan hal yang mengagumkan dan mengherankan. Sejarah salib jauh sudah ada sebelum Kristus datang. Bangsa Romawi yang menggunakannya untuk mengeksekusi orang.

Korban terpasang di salib dengan tali, atau tangannya dipaku, dan ia dibiarkan mati. Bahkan korban disiksa secara alami dengan panas matahari, atau tubuhnya ditarik,  sebelum disalibkan, kadang-kadang membutuhkan waktu seminggu untuk mati di kayu salib. Ini adalah salah satu cara yang paling mengerikan, menyakitkan untuk mati.

Baca lebih lanjut

BUKTI KEBANGKITAN YESUS

Bila Yesus mati apakah Dia benar-benar bangkit ? Menurut J.R.W Stott dalam bukunya Karya Kristus bagi kita. Ada empat bukti untuk membuktikan bahwa Ia sudah bagkit yaitu kubur yang kosong, kain kafan, penampakan Yesus dan murid-murid Yesus yang berubah.

I. KUBUR YANG KOSONG

Kalau anda ke Israel dan melihat tempat dimana dahulu Yesus dikuburkan ada tertulis; “Jangan cari orang hidup di tengah-tengah orang mati, Ia sudah bangkit lihatlah kuburNya kosong”. Ketika kita masuk ke kuburan itu, memang kosong. Saya bersyukur Tuhan Yesus tidak ada kuburanNya. Kalau kita melihat, ada tokoh-tokoh agama tertentu yang mati dan tidak bangkit kembali, kemudian beberapa waktu kemudian ditemukan giginya. Di tempat penemuan itu kemudian dibuat kuil sebagai bukti bahwa sang tokoh pernah hidup. Saya bersyukur Tuhan Yesus sudah bangkit. Jadi tidak perlu ada kuburan untuk mengenangNya. Baca lebih lanjut

BUKTI KEMATIAN YESUS

Ada pengajaran yang mengatakan bahwa Yesus sebenarnya tidak mati di kayu salib, tetapi digantikan oleh Yudas Iskariot. Mengenai analisa seperti ini, ada dua anggapan keliru mengenai kematian dan kebangkitan Yesus, yaitu :

  1. Sebenarnya Dia tidak benar-benar mati tetapi hanya mati suri saja. Dia hanya pingsan, kemudian pada hari ketiga Dia hidup lagi.
  2. Sebenarnya Dia hanya manusia biasa dan Dia sudah mati. Dia benar-benar sudah mati dan tidak bangkit lagi. Murid-murid itulah yang mengatakan bahwa Yesus sudah bangkit agar mereka dapat membuat agama baru.

Dari dua teori kemungkinan itu, mari kita buktikan bahwa kedua-duanya tidak benar karena dengan jelas Alkitab memberikan fakta-fakta bahwa Yesus itu tidak pingsan. Berbagai penulis di Alkitab memberikan bukti-bukti yang nyata. Ada seorang ahli hukum dari Universitas Harvard yang bernama simon Greenleaf mengatakan bahwa fakta-fakta untuk menunjukkan bahwa Yesus itu bangkit secara otentik, jauh lebih banyak daripada fakta-fakta yang biasanya mereka gunakan di pengadilan untuk menghakimi orang. Fakta untuk menghakimi orang di pengadilan dibandingkan dengan fakta Yesus bangkit jauh lebih sedikit. Baca lebih lanjut

AWAS !!! NABI PALSU !!!

AWAS !!! NABI PALSU !!!

RINGKASAN MENGHADAPI SERIGALA BUAS BERBULU DOMBA, NABI PALSU.

Matius 7:5-23

PENDAHULUAN

Di akhir zaman ini banyak orang yang muncul dan menyebut dirinya nabi. Tetapi kita harus tetap berpegang pada Firman Tuhan, karena nubuatan seorang nabi tidak pernah bertentangan dengan Firman Tuhan.

Alkitab berkata dengan tegas bahwa nabi palsu di hadapan Yesus sama dengan serigala yang buas. Dan berbicara tentang serigala yang buas, kemungkinannya :

  1. Kita bisa dimakan.
  2. Dia bisa menyerang segala sesuatu dan akan menghancurkannya.
  3. Yang lemah-lemah pasti akan mati semua.

Orang yang memiliki iman ayam,yang suka mengorek-ngorek masa lalu, akan dimakan habis oleh serigala yang buas. Berbeda dengan iman rajawali, akan terbang tinggi dan terhindar dari serigala yang buas.

Jika serigala tersebut berbulu domba maka yang harus kita lakukan adalah jangan tertipu. Jadi apa yang mata kita melihat bahwa itu adalah domba maka tidak selamanya itu adalah domba karena bisa saja serigala yang menyamar sebagai domba.

Beberapa hal yang harus kita perhatikan tentang nabi palsu :

1. Dinubuatkan Oleh Yesus

Kita tidak perlu heran dengan adanya nabi palsu karena Yesus sudah menubuatkan bahwa di akhir zaman ada banyak serigala berbulu domba karena iblis menyamar sebagai malaikat terang. Oleh sebab itu kita harus mengerti bahwa dari buahnyalah kita akan mengenalnya.

Ciri-cirinya :